WARGA DESA GULO KEC KAO UTARA TERUSIK DENGAN LEDAKAN BOM RAKITAN

Fhoto : Investigasi terhadap sumber ledakan di Desa Gulo Kec Kao Utara

Halut, 7/9, TFBI.–

Insiden ini berawal dari Kanit Pulbaket sektor Kao yang menerima informasi dari warga desa Gulo, Hein Soputan via telpon, menerangkan bahwa pada (03/09-2019 pukul 11.15 WIT), telah terjadi ledakan diduga berasal dari bom rakitan di Desa Gulo. Menyikapi insiden dimaksud, tepat pukul 12 pada tanggal tersebut diatas, personil gabungan terdiri dari Polsek Kao, Koramil Kao dan Satgas 734/SNS Saumlaki pos 6 Kao, dipimpin Kapolsek Kao Iptu Syarif Djumati, Sh.Mh, turun ke TKP untuk tindakan identifikasi sekaligus mengamankan TKP.

Personil gabungan dipimpin Kapolsek Kao yang tiba di Desa Gulo selain mengamankan TKP juga melakukan interogasi terhadap beberapa orang saksi. Saksi Diana Hirono (33) menjelaskan, benar telah terjadi ledakan pada pukul 11.15 WIT. Lokasi ledakan tidak jauh dari rumahnya, tepatnya dibelakang rumah ibu Wilter Mico. Pada kesempatan yang sama, saksi Debora Sawowa menjelaskan, saat mendengar bunyi ledakan, dirinya sementara tidur dan kaget kemudian terbangun. Namun tidak berani keluar rumah. Pasalnya takut terjadi ledakan susulan. Selang beberapa saat kemudian, diluar rumahnya sudah dipenuhi warga masyarakat setempat yang mencari sumber ledakan. Ternyata lokasi ledakan terjadi tepat di bibir pantai berjarak kl 30 meter dari rumah saksi. Sementara Wilter Rico, suami Debora menjelaskan, pada saat terjadi bunyi ledakan, dirinya sementara menonton tv. Setelah mendengar bunyi ledakan, pria berusia 37 tahun itu langsung keluar mencari arah ledakan. Ternyata ledakan bom rakitan tepat dibelakang rumahnya. Wilter katakan, tidak mengetahui pasti apa motif dari ledakan tersebut, pasalnya selama ini kondisi Desa Gulo aman. Menurut keterangan saksi Hein Soputan, ledakan terjadi dibibir pantai tepat di belakang rumah Wilter Mico. Pria 54 tahun ini tidak mengetahui secara pasti apa motif dibalik ledakan bom rakitan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab ini.

Terkait peristiwa ledakan bom rakitan, pihak Polsek Tobelo sudah mengantongi nama beberapa oknum yang sering melakukan akrivitas menangkap ikan menggunakan bahan peledak. Warga Desa Gulo berharap agar Bobi Bira dan Gat Bira segera diinterogasi. Informasi yang dihimpun pihak Polsek Tobelo menerangkan bahwa, ledakan bom rakitan dirujuk kepada ibu Kades Gulo. Demi menjaga keselamatan, pihak keluarga ibu kades memutuskan untuk sementara waktu mengungsi keluar dari Desa Gulo.

Tidak terdapat korban jiwa maupun korban materil saat terjadi ledakan. Namun berdampak pada kepanikan seluruh warga desa Gulo, khususnya keluarga ibu Kades.

Berdasarkan hasil monitoring di TKP, sangat erat kaitannya dengan keterangan saksi Hein Soputan, bahwa ada beberapa oknum yang sering menangkap ikan menggunakan bahan peledak. Hal ini dibuktikan dengan adanya pecahan botol kaca yang ditemukan tim unvestigasi di TKP. Demi menjaga kondisi desa Gulo agar tetap aman, Hein Soputan berharap agar oknum-oknum yang sengaja melakukan keonaran dengan bom rakitan, segera diinterogasi oleh pihak berwajib. Untuk menjaga stabilitas keamanan, ditempatkan juga tiga orang pers di Polsek Kao. (Magda Halut)

Tinggalkan Balasan