Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman, Himbau Warga Masyarakat Tidak Mudik Dan Tetap Berkarya

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Kompol Sulaeman Salim, Wakapolres Sukabumi Kota saat berada di kediamannya di Kampung Cipari, Kec Kebonpedes, Sukabumi, dikunjungi oleh etabloidfbi.com dalam rangka untuk melihat secara langsung kegiatannya Beternak Bebek pada Selasa, 11/05/2021.

Selain Beternak Bebek , Perikanan dan Pertanian yang saat ini sedang digelutinya , Kompol Sulaeman Salim adalah orang nomor 2 di Lingkungan Polres Sukabumi Kota sebagai Wakapolres.

Kesehariannya setelah melaksanakan kegiatan rutinnya sebagai Aparat Penegak Hukum, dirinya langsung terjun ke tempat lokasi usaha yang sedang dijalaninya selain untuk melepas lelah setelah seharian bekerja, Sulaeman pun merawat dan mengelola Peternakannya agar bisa menghasilkan.

” Kita harus mempunyai tujuan dan planning kedepan dimana bisa menghasilkan penghasilan secara harian, bulanan dan tahunan dengan mengelola peternakan, perikanan dan perkebunan dan inilah hasilnya”, jelas Sulaeman sambil memperlihatkan telur bebek yang baru saja dipanen dan diambil dari kandang dan sedang dilakukan sortir.

Dengan kegiatan saat ini, selain kita ada kegiatan, menghasilkan uang dan tentunya himbauan untuk tidak mudik pun tentunya itu bukan satu masalah. Dengan Video Call kepada seluruh Anggota Keluarga bisa dilakukan, baik saat kita berada di kebun atau di Peternakan ketika kita sedang lakukan aktifitas.

” Sambil beraktifitas memberi makan ternak Bebek dan Ikan, kita lakukan Video Call dengan Sanak Keluarga disana, Silaturahmi tetap terjalin, aktifitas tetap berjalan dan untuk saat ini, dimasa Pandemi Covid 19 yang belum berakhir dihimbau untuk tidak mudik sementara ini, dengan begitu diharapkan dapat mencegah Penyebaran Covid 19 diantara keluarga dekat kita “, tegasnya.

Covid 19 yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata , siapa saja yang bisa terkena oleh Virus yang membahayakan ini dan dapat menyebar begitu cepat, tentunya tidak dapat diketahui tanpa adanya pemeriksaan medis, oleh karena itu dengan memperhatikan 5 M yang sudah dihimbau oleh Pemerintah merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran semakin meluas.

” Ayo kepada warga masyarakat dihimbau tetap dirumah saja dan tidak mudik, ini sementara saja, mudah-mudahan Covid 19 segera berakhir dan kembali normal seperti biasa”, pungkasnya.

Sulaemanpun mengajak kepada warga masyarakat untuk tetap memperhatikan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi Covid 19 yang belum berakhir sampai saat ini, terutama akan menjelang Hari Raya Idul Fitri yang akan bertambahnya warga di setiap daerah karena mereka akan pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Pemerintah pun mengeluarkan Himbauan bagi Warga Masyarakat untuk tidak mudik dan pulang ke kampung halaman saat ini karena dikhawatirkan akan terjadinya hal yang tidak diinginkan yaitu meningkatnya penyebaran Covid 19 .

” Kita ngga tahu siapa yang terkena Covid di antara warga , kita hanya bisa antisipasi dan tetap mencegah sebelum terjadi, siapa yang akan menyesal bila sudah terkena Covid 19, selain diri kita, keluarga yang dikunjungi dan masyarakat sekitarnya “, imbuhnya.

Sebaiknya kita bisa menahan diri saat ini untuk tidak pulang dulu ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga tercinta terutama orang tua, namun situasi dan kondisi di masa Pandemi ini haruslah kita berlaku bijak dan tetap memperhatikan kepentingan publik atau warga masyarakat.
” Kita berdoa saja, semoga apa yang terjadi saat ini segera berakhir dan pulih kembali, dengan kita mengikuti Himbauan Pemerintah untuk tidak Mudik sama artinya kita telah mencoba dan meminimalisir penyebaran serta memutus mata rantai penyebaran yang semakin tinggi sehingga kita berharap Pandemi Covid 19 bisa berlalu dengan usaha kita selain memperhatikan Protokol Kesehatan, kita tidak mudik dulu untuk sementara waktu “, harap Sulaeman menghimbau agar tidak mudik untuk sementara waktu.

Saat ini Telekomunikasi sudah canggih dan siapapun sudah bisa berkomunikasi dengan selullar nya antar daerah.

Silaturahmipun bisa dilakukan dengan menggunakan Media Elektronik diantaranya dengan Sellular yang menggunakan Aplikasi yang bisa didownload sehingga dapat digunakan untuk bisa bertatap muka lewat Aplikasi tersebut.

” Walaupun ngga mudik ke kampung halaman, tapi kita masih bisa bertatap muka dan silaturahmi dengan keluarga walaupun memang agak berbeda suasananya tetapi tidak mengurangi kecintaan kita dengan keluarga dan yang terpenting mohon ampunan dan saling memaafkan di Hari Raya Idul Fitri nanti “, Sulaeman menambahkan.

Mungkin kita tidak menyadari Covid 19 berada ditengah-tengah kita, diantara keluarga dan orang-orang terdekat kita yang kita sayangi atau mereka yang sudah terinfeksi Covid 19 ini yang tidak diketahui darimana dan dari siapa asalnya sehingga dapat menularkan kepada siapapun diantara kita.

Dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan memperhatikan 5 M, Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas sehari-hari demi mencegah dan memutus Mata Rantai Penyebaran Covid 19 di Masyarakat.

Kita tidak bertatap muka dan bertemu di hari Lebaran saat ini bukan akhir dari segala-galanya tapi ambil hikmahnya dari semua ini sehingga dapat bermanfaat untuk kita dan orang lain.

Mari sama-sama kita jaga negeri ini dari Pandemi Covid 19 yang semakin meluas , jangan biarkan keluarga dan orang terdekat kita menjadi korban ,jaga diri kita, jaga keluarga kita.

Ciptakan Lebaran Indah Tanpa Mudik dengan keluarga dan orang-orang terdekat kita dengan berbagai macam cara dan mengaplikasikannya lewat Media berupa Ucapan lewat Telepon, Video atau Video Call dengan Keluarga Tercinta kita di Kampung Halaman

( Hendra Sofyan)

Tinggalkan Balasan