Tiga Kelompok Koordinir Tambang Ilegal, Dua Oknum APH Disebut-Sebut Bermain Dalam Pusaran Ilegal

 

etabloidfbi.com Bangka Belitung.–

 

Aktifitas tambang biji timah ilegal di perairan Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka sebelumnya sempat ditertibkan oleh aparat penegak hukum bahkan dalam giat razia saat itu sedikitnya 3 orang oknum pelaku tambang ilegal menggunakan sarana ponton isap produksi (PIP) sempat diamankan tim Dit Polair Polda Kep Bangka Belitung (Babel).

Namun tindakan tegas oleh APH justru terkesan tak memberikan efek jera terhadap para oknum para pelaku tambang ilegal lainnya. Seperti halnya, para oknum pelaku tambang Ilegal saat ini kembali menjalankan aksi kejahatanya yakni melakukan aktifitas penambangan biji timah di perairan Mengkubung, Belinyu.

Kali ini aktifitas penambangan biji timah di perairan setempat saat ini bukanlah menggunakan sarana PIP melaiinkan dengan menggunakan Ti Selam/tambang selam. Pantauan jejaringan media ini di lapangan baru-baru ini di lapangan saat itu jumlah Ti selam di perairan Mengkubung saat itu diperkirakan mencapai puluhan unit.

Menurut keterangan dari sejumlah warga di desa setempat menyebutkan jika aktifitas tambang selam di perairan Mengkubung, Belinyu hingga saat ini telah berjalan dua pekan lebih dan diduga dikoordinir oleh oknum aparat penegak hukum salah satunya berinisial P, oknum ini berperan layaknya ‘sutradara’ yang menyusun strategi termasuk mengatur para pelaku tambang yang ingin menambang di perairan setempat.

Selain itu aktifitas tambang selam Ilegal ini pun diduga dikoordinir oleh seorang oknum warga berinisial R.

“Dua oknum aparat itu yang mengkoordinir tambang selam di perairan Mengkubung sekarang ni termasuk seorang oknum warga,” ungkap sumber ini kepada tim media, Senin (16/18/2022) siang.

Direktur Ditpolair Polda Kep Babel melalui Kasubdit Gakkum Polda Kep Babel, AKBP Toni Sarjaka sempat dikonformasi melalui pusat What’s App (WA), Rabu (17/8/2022) sore sayangnya tak memberikan jawaban.

Hal serupa saat tim media ini pun mencoba mengkonfirmasi pihak Polres Bangka melalui Kasat Polair Polres Bangka, AKP Supanto melalui pesan WA, Rabu (17/8/2022) sore hingga berita ini pun ditayang. Meski begitu tim media masih mengupayakan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

(Riki Sastra/Red)

Tinggalkan Balasan