Terjaring Tak Pakai Masker, 55 Warga Kerja Sosial 15 Menit di Terminal Jungkat

etabloidfbi.com Mempawah –

Pelan tapi pasti, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Jongkat, Kabupaten Memapawah, mulai menggelar penindakan yustisi terhadap warga yang tak patuh pada Peraturan Bupati Nomor 50/2020.

Sebanyak 55 warga yang merupakan pengguna sepeda motor dan sepeda yang kedapatan tak mengenakan masker, diberikan sanksi berupa kerja sosial atau kurvei di sekitar Terminal Jungkat.Rabu ( 23/09/2020 )

Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, melalui Kapolsek Siantan, Iptu Rahmad Kartono, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya upaya penindakan yustisi bagi pengguna jalan raya, khususnya roda dua, yang melanggar Perbup Nomor 50/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan

“Setelah cukup lama kita menggelar sosialisasi Perbup Nomor 50/2020, maka kami di Satgas Covid-19 Kecamatan Jongkat sepakat mulai hari ini menggelar upaya penegakan hukummya,” tegas Kapolsek.

Dalam kegiatan itu, turut hadir jajaran Satgas Covid-19 Kecamatan Jongkat yang terdiri dari Camat Jongkat, Danramil, Yonkav, Puskemas, beserta staf dan anggota. Berlangsung sejak pukul 08.00 – 10.00 WIB.

“Dalam upaya penindakan, sebanyak 55 pengguna sepeda motor dan sepeda engkol yang terjaring saat melintas di Jalan Raya Jungkat diberikan sanksi kerja sosial selama 15 menit di Terminal Jungkat ini,” ungkap Rahmad Kartono lagi.

Satgas Covid-19 Kecamatan Jongkat berharap, dari upaya sosialisasi hingga penindakan ringan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, salah satunya adalah mengenakan masker.

Lebih lanjut Rahmad mengatakan, kedepan Satgas Covid-19 di Kecamatan Jongkat akan menerapkan sanksi hukum denda terhadap pelanggar yang masih tidak mau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. ( M.zuhdi )

Tinggalkan Balasan