TERBIT LEGALITAS PNGKB ADAKAN TASYAKURAN

 

etabloidfbi.com Bogor. —

Lebih kurang tiga tahun dari mulai di dirikan nya Paguyuban Nyukcruk Galur Karuhun Bogor
( PNGKB ) baru di awal tahun 2022 ini Legalitas antara Lain Akta Notaris dan SKMENKUMHAM dapat terpenuhi sebagai salah satu ketentuan berorganisasi dari pemerintah.

Dengan rasa syukur atas telah terbit Legalitas tersebut pengurus PNGKB mengundang seluruh anggota untuk hadir dalam acara “Tasyakuran” yang mana acara tersebut di laksanakan di Kediaman Ketua Umum berlokasi di daerah Wisata Curug Luhur Kecamatan Tenjolaya.
pada hari senin tanggal 31 /01/2022kemarin, acara di mulai sekitar pukul 16.00wib ini antara lain di ini dengan sambutan Ketua Umum , Babakti ala PNGKB, Tawasulan , Manakiban serta Ramah tamah termasuk musyarawah Penyusunan struktural pengurus.

Dalam Sambutan nya Ketua umum PNGKB Hermansyah mengucapkan Banyak terimakasih atas dukungan para pengurus dan Anggota dalam menjalankan kegiatan dan sampai terbit nya Legalitas yang selama ini di tunggu tunggu oleh seluruh keluarga besar PNGKB serta penyampaian perubahan nama dari PAGUYUBAN NYUCRUK GALUR KARUN BOGOR menjadi PERSATUAN NYUCRUK GALUR KARUHUN BOGOR.
” Saya bersyukur atas dukungan dari seluruh anggota serta ridho dari allah swt hari ini saya sebagai ketua umum sudah bisa memperlihat Legalitas kita ini semua atas perjuangan serta dukungan dari seluruh keluarga besar PNGKB setelah lebih kurang tiga tahun guyub ini kita dirikan hari ini saya dapat memperlihat legalitas PNGKB kepada para sesepuh dan seluruh anggota yang hadir hari ini saya berharap kedepan nya kita lebih Fokus serta lebih semangat dalam menjalankan tugas tugas sebagai penerus dari para pendahulu kita untuk tetap melestarikan peninggalan sejarah dan juga budaya yang nanti nya akan kita wariskan pada anak cucu kita” ujar ketua umum PNGKB.

Setelah sambutan acara di lanjutkan Tawasulan yang di pimpin Abah Sujaih, Babakti ala PNGKB di laksanakan oleh Ki Walang serta Manakiban di Pimpin Abah Edi Tenjolaya.

Saat lantunan manakiban di baca abah Edi tenjolaya salah satu anggota(rizal) menceritakan bagai mana hidmad nya serta membuat badan terasa merinding” tadi saat manakiban rasa hidmad sampai saya rasa seluruh tubuh saya merinding “cerita Rizal.

Bukan hanya itu saja sabagai rasa syukur hari itu juga di sajikan Congcot koneng (bahasa sunda ) atau tumpengan nasi kuning yang potongan Nasi kuning yang di potong oleh Ki Azam yang akrab di panggil Ki Sepuh ini di serahkan Ke ketua Umum PNGKB sebagai Simbol Restu dari para Sepuh.

Dan juga pada saat di bahas terkait kegiatan Rutin Setiap tiga bulan PNGKB akan melaksanakan Tawasulan dan Babakti di situs ARCA DOMAS dan ini wajib sifat nya di Ikuti oleh Seluruh kelurga Besar PNGKB acara berakhir sekitar pukul 19.00wib di tutup dengan dokumentasi Foto bersama.*( HM)

Tinggalkan Balasan