Tenaga Kesehatan RSUD Syamsudin SH Lakukan Audensi Terkait Pembayaran Insentif Yang Mandek

 

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Syamsudin SH menerima sejumlah Tenaga Kesehatannya untuk Audensi yang dilaksanakan di Lokasi RSUD Syamsudin SH dengan Management Rumah Sakit terkait Upah Insentif sejumlah Tenaga Kesehatan yang belum terbayarkan sejak bulan September 2020 hingga saat ini.

Wadir Pelayanan, dr.Asep saat dikonfirmasi terkait adanya Audensi para Tenaga Kesehatan di RSUD Syamsudin SH pada hari ini, Jumat, 28/05/2021 ini membenarkan adanya Audensi tersebut.

” Ya ,benar, Audensi ini menyangkut Pembayaran Insentif untuk Tenaga Kesehatan yang belum dibayarkan sejak bulan September Tahun 2020 hingga saat ini “, jelas dr.Asep kepada etabloidfbi.com saat dihubungi lewat telepon WhatAppnya,pukul. 22.00 Wib .

Sebelumnya, etabloidfbi.com saat menerima informasi lewat aplikasi WhatApp dari Nara sumber yang enggan disebutkan namanya , mengatakan bahwa ada Audensi di RSUD Syamsudin SH pada hari ini dan dirinyapun mengirimkan Foto. Beberapa orang terlihat dalam Foto tersebut berpakaian putih-putih layaknya para pegawai Rumah Sakit ,Pakaian yang dipakai oleh para Perawat ini memasuki sebuah ruangan .

etabloidfbi.com saat mendatangi lokasi RSUD Syamsudin SH setelah mendapatkan informasi tersebut , langsung mengecek beberapa lokasi untuk memastikan informasi yang diberikan dan sekaligus akan meminta Konfirmasi terkait adanya Audensi yang dilakukan oleh para Tenaga Kesehatan tersebut kepada Managemen Rumah Sakit.

Namun saat etabloidfbi.com meminta bertemu dengan pihak Managemen dalam hal ini di arahkan kepada Wadir Pelayanan RSUD Syamsudin SH , dr.Asep , tidak dapat bertemu dan sedang melaksanakan rapat intern dengan Dirut dan Jajarannya.

” Ya , tadi kami sedang melaksanakan rapat dengan pa Dirut dan membahas beberapa hal terkait Audensi yang dilakukan oleh Tenaga Kesehatan”, ujarnya

Dalam pembahasan rapat tersebut menurut keterangan dr.Asep bahwa Dirut sudah menghubungi Sekda Kota Sukabumi , Dida Sembada terkait hal ini.

etabloidfbi.com pun menanyakan terkait berapa jumlah dan besarannya Insentif Perawat atau Tenaga Kesehatan yang belum dibayar tersebut ,dr.Asep pun menolak memberikan penjelasan mengenai hal ini karena diluar wewenangnya.

” Mengenai Jumlah Tenaga Kesehatan yang belum dibayar atau mengenai Berapa Nominalnya, silahkan konfirmasi ke Wadir Keuangan, H.Yanyan untuk mendapatkan informasi itu “, ungkapnya .

“Mandeknya Insentif Tenaga Kesehatan ini menurut dr.Asep bahwa adanya perubahan yang sebelumnya ditangani oleh Pemerintah Pusat namun sejak Februari Tahun 2021 baru diketahui informasinya bahwa dialihkan ke Pemerintah Daerah dan itu bulan di Kota Sukabumi saja tapi semua daerah seperti itu”, tambahnya.

Selain itu, etabloidfbi.com sebelum mengakhiri teleponnya menanyakan terkait tanggapan dari dr.Asep mengenai Laporan Pengaduan GM FKPPI Kota Sukabumi yang sudah diterima oleh Kejaksaan Tinggi .

” Itu sedang dalam Proses”, pungkas dr.Asep sebagai penutup.

( Hendra Sofyan )

Tinggalkan Balasan