SOPIR TRUK BATU BARA DIPUKUL OLEH TOKE KARET DAN REKANNYA PERISTIWA DILAPORKAN KEPOLRES ARGA MAKMUR BENGKULU

Keterangan Foto : Korban Pemukulan Saudara Andi Kasaputra

 

etabloidfbi.com Bengkulu.-

Peristiwa naas dialami oleh seorang Supir Truk pengangkut Batu bara, dia mengalami pengeroyokan oleh seorang toke atau Bos berinisial PK alias A beserta kawan-kawannya.

Kejadian ini teejadi pada hari senin Tanggal 3 mei 2021 sekira pukul 17 00.WIB, tepatnya dijalan lintas barat kecamatan pinang raya Bengkulu Utara

Pengeroyokan,dan penganiayan yang di alami oleh saudara Andi Kasaputraย  bermula ketika mobil toke karet tersebut melintas dan berpapasan dengan mobil yang di di kendarai oleh korban,secara tiba-tiba sang toke karet lansung menyetop mobil truk batu bara yang di keendarari oleh korban, dan Toke karet tadi lansung menuduh sang sopir oleng, akan tetapi korban saudara Andi langsung menjawab, “bukan pak”.dan tidak lama kemudian sang toke karet bernama PK tersebut lansung memukul dan memanggil kawan-kawannya.

Merasa dipukul dan kaget sopir truk batu bara atau saudara Andi Kasaputra lansung melindungi kepala nya agar tidak mengalami luka yang lebih parah,

Atas kejadian ini saudara Andi sang sopir truk batu bara mengalami luka dipelipis dan hidungnya berdarah akibat adanya pemukulan dan di keroyok oleh saudara PK alias A beserta kawannya,

Sekali lagi arogansi sang toke karwt terjadi dia berbicara bahwa dia tidak takut kalau dilaporkan ke aparat kepolisian sang toke karet mengatakan

“saya banyak duit kalian kacung semua,”

Karena merasa tidak bersalah dan mengalami Luka lantas saudara Andi Kasaputra lansung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Batik Nao Pagaruyung kabupaten bengkulu utara dimana peristiwa itu terjadi, akan tetapi pihak dari Polsek kurang menanggapi dan tidak merespon laporan tersebut sehingga,Korban saudara Andi tanpa membuang waktu lagi lansung bergegas dan dengan di dampinggi pamam korban untuk melakukan Visum.

Korban AN Ketika Mendaparkan perawatan

Setelah di Visum, korban kembali melaporkan ke Polres Bengkulu Utara dan laporan diterima oleh penyidik atau yang sedang piket dan laporan tersebut berupa laporan Dumas

Dalam hal ini dilihat oleh sipelapor teryata di buat laporan Dumas, setelah itu pamanya cerita dangan keluarga yang lain, keluarga minta supaya pelaporannya dirubah, penyidik menjadi Laporan Polisi(LP) karena laporanya minta dirubah, “apa lagi kejadian ini jelas dan sudah ada bukti bukti berupa adanya luka diwajah saya serta pakaian yang berlumuran darah dan pakaian tersebut sudah di ambil pihak yang piket sebagai barang bukti,” kata korban.

Setelah keluarga berkumpul kembali dan untuk menanyakan ke polres Arga makmur.dalam laporan DUMAS jadi laporan polisi (LP), masih tetap jawaban pihak reskrim
“kita menunggu tanda tangan pak kapolres,”

“Ada apa dengan polres Arga makmur ini.?” ujar paman korban.

Setelah itu keluarga dari korban yang ada domisili di kota bengkulu melakukan konfirmasi dengan pihak Polda Bengkulu, dan selang beberapa lama kemudian di hubungi pihak polres Arga makmur.

Penyidik Polres Argamakmur baru membuat laporan polisi.pada hari jumat. 07-05-2021.sampai Polda bengkulu mengetahui kasus ini. kata penyidik, Di mana semboyan mengayomi, melayani, melindungi yang tertulis di kantor kantor kepolisian bahkan setelah korban dan saksi selesai di tanya, sore itu jam 18.00 wib. Penyidik sempat banting pintu sekeras keras nya.

‘MIRIS MASYARAKAT MELAPOR‘ kalau begini cara pelayanan aparat kepolisian kami sebagai masyarakat yang taat hukum merasa kecewa

Tolong tegakkan KEADILAN untuk kami sebagai masyarakat yang meminta keadilan hukum sebagaimana bunyi butiran Pancasila sila ke lima KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.” ujar korban ke pada tegakkan KEADILAN untuk kami sebagai masyarakat yang meminta keadilan hukum sebagaimana bunyi butiran Pancasila sila ke lima KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.” ujar korban ke pada media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia.

(S.sitompul)

Tinggalkan Balasan