Sinergitas RSUD Kota Tangerang Lintas Sektor Dalam Rangka Mewujudkan Kota Tangerang Berakhlakul Karimah Dan Berdaya Saing

Tangerang Kota, TFBI.

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang provinsi Banten melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) di Gedung RSUD Kota Tangerang ruangan aula Lt 4. Kamis (27/06/2019). “Momen tersebut sekaligus mensosialisasikan tentang rencana peningkatan RSUD tersebut menjadi Rumah Sakit Type B, serta mensosialisasikan RSUD kota Tangerang menjadi Rumah Sakit Syariah karena telah mendapat sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan bekerja sama dengan Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) yang pertama di Jawa setelah RSUD Zainoel Arifin provinsi Aceh.

Acara tersebut di hadiri peserta dari berbagai unsur dan elemen masyarakat, dan untuk mensosialisasikan tentang Sinergitas RSUD Kota Tangerang Dengan lintas sektor dalam rangka mewujudkan kota tangerang yang sejahtera berakhlakul karimah dan berdaya saing.

Direktur RSUD Kota Tangerang dr.Feriyansyah,MKM

Dalam presentasinya saat acara sosialisasi Direktur RSUD Kota Tangerang dr.Feriyansyah,MKM memaparkan, “tentang dasar kegiatan,tujuan dari Forum Konsultasi Publik hari ini dan hasil Survey Kepuasan Masyarakat 2018 dan 2019 serta jenis pelayanan yang akan dikembangkan di tahun 2019,” Ujarnya.

Selain itu dr.Feri juga paparkan “Terkait standard Rumah Sakit syariah ada tiga Indikator mutu wajib syariah. Pasien sekaratul maut terdampingi dengan Talqin.
Mengingatkan waktu sholat pasien dan yang memasang kateter sesuaikan dengan gender,katanya.

Untuk di ketahui RSUD kita jalankan dua standar mutu.
Pertama standard nasional akreditasi Rumah sakit, kedua standard mutu pelayanan rumah sakit syariah.
Dr.feri ungkapan bahwa Organisasi perangkat daerah di pemerintahan kota harus sejalan dengan visi Pemerintah Kota Tangerang, sehingga semua Perangkat Daerah dapat mewujudkan masyarakat kota Tangerang yang sejahtera,berakhlakul kharimah dan berdaya saing.


Begitu juga dengan RSUD kita, harus mampu mengimplementasikan serta mewujudkan nya dalam kurun waktu 5 tahun ke depan, dari tahun 2019-2024.
Ini adalah latar belakang pentingnya forum konsultasi publik setiap tahun diadakan berdasarkan (Permenpan RB no 16 tahun 2017), “dimana ada dua tujuan nya, yang pertama memperoleh pemahaman hingga solusi dan tindak lanjut terhadap masukan saran yang di sampaikan masyarakat baik secara langsung maupun pada saat Forum konsultasi publik,serta
untuk memberi kesempatan buat masyarakat menyampaikan aspirasinya agar RSUD dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan kualitas SDMnya.
Alhamdulillah tahun 2018 RSUD kota tangerang bisa masuk 5 besar kategori sangat baik dari kurang lebih 228 rumah sakit (RSUD) di Indonesia .
Kami juga kaget dan bangga karena Bapak Walikota Tangerang dapat hadir menerima penghargaan tersebut dari kementrian PAN-RB di Jakarta.
Jadi kita memang terus meningkatkan mutu pelayanan, selain itu kita juga harus bisa melihat karakteristik budaya dan keinginan masyarakat,terkait dengan pelayanan yang ada.
memang kita harus terbuka terhadap saran, kritikan dan masukan sehingga kedepan nya kita terus memperbaiki diri layanan yang ada di RSUD Kota Tangerang,” tambah dr.Feri. //ADV.

Tinggalkan Balasan