Sekda OKU Menghadiri Acara Launching Gebrak Masker PKK Se-Indonesia

 

etabloidfbi.com Kab OKU.–

Sekda OKU Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE., MT., M.Si, MH., Menghadiri Acara Launching Gebrak Masker PKK Se-Indonesia di Kabupaten OKU, Bertempat di Tribun Taman Kota Baturaja (Minggu, 30/08/2020).

Laporan Ketua Pelaksana oleh Ketua TP PKK Kabupaten OKU, Hj. Badiar Dewi Kuryana Azis menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi Mendagri dan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, meski gerakan tersebut sebelumnya telah dilaksanakan.
Hj. Badiar Dewi berharap gebrak masker PKK kian memantapkan disiplin masyarakat dalam protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

Kami ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan partisipasi dari para donatur dan semua pihak yang terkait sehingga terlaksananya Gebrak Masker PKK di Kabupaten Ogan Komering Ulu.

 

Sekda OKU, Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE., MT., M.Si., MH., menyampaikan bahwa terkait Covid-19 kondisi di Kabupaten Ogan Komering Ulu dari semenjak Covid-19 berjangkit di Kabupaten OKU, Pasien yang terkena Covid-19 berjumlah 63 Orang dengan rincian 44 Orang sembuh, 6 Orang Meninggal Dunia, 10 Orang di Rawat di Rumah Sakit, dan 3 Orang Isolasi mandiri.

Apresiasi kepada Tim Penggerak PKK yang sudah melaksanakan kegiatan seperti ini, dengan adanya kegiatan seperti ini dihimbau kepada seluruh masyarakat melalui Para Camat, Kepala Desa, Lurah untuk lebih digiatkan lagi dalam mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 Pemkab OKU sudah membuat Peraturan dan akan diterapkan mulai senin besok dengan melakukan sosialisasi bersama Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten OKU.

Dihimbau kembali kepada kita semua untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yaitu selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan handsanitizer, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

Mudah-mudahan pelaksanaan kegiatan penegakan disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 terus dilaksanakan, dan dalam rangka menghadapi Pilkada Serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang diharapkan petugas pelaksana pilkada dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Hery setyanto

Tinggalkan Balasan