Sekawanan Gajah Liar Mengamuk Di Desa Pantanlah 4 Rumah Dan Kebun Rusak Parah

Bener Meriah, Aceh 10/10 TFBI.–

Beberapa rumah, kebun di desa Pantanlah kecamatan Pintu Rime kabupaten Bener Meriah, kembali di rusak oleh sekawanan gajah liar, selasa (8/10/2019).

Diperkirakan 4 unit rumah yang rusak parah yang diamuk kawanan gajah tersebut, adapun rumah yang rusak milik Miswar 30 tahun, Agus 50 tahun, Ahmad 60 tahun dan terakhir rumah sulaiman 70 tahun.

Setelah mendapat laporan dari Jainurisa yang merupakan reje/kepala desa di Pantanlah, pihak dinas sosial kabupaten Bener Meriah, langsung bergerak meninjau ke tempat rumah warga yang tertimpa musibah di Desa Pantanlah .

Tim yang turun ke lokasi kejadian dipimpin langsung oleh sekretaris dinas sosial kabupaten Bener Meriah, Saidi M. Nurdin yang di dampingi kepala bidang/kabid Banjamsos sosial Hermanto, S.Pd dan seorang anggota staf Tagana dinas sosial Bener Meriah.

Dalam kesempatan tersebut selain meninjau lokasi kejadian tim dari dinas sosial membawa bantuan darurat yang di berikan langsung kepada korban di desa Pantanlah, bantuan tersebut berupa pakaian, beras, peralatan sholat, peralatan dapur dan lauk pauk juga bantuan lainnya.

Saidi M. Nurdin yang juga merupakan pengurus RAPI Bener Meriah pada saat turun ke lokasi di dampingi camat Pintu Rime Edi Erwansyah Putra, SH yang merupakan camat setempat.

Jainurisa reje/kepala desa Pantanlah mengatakan, “selain keempat rumah tersebut ada 11 rumah lagi yang di amuk kawanan gajah tetapi tidak sebegitu parah, selain rumah, kebun warga juga habis di obrak abrik oleh binatang berbelalai panjang tersebut,” ungkapnya.

Jainurisa juga menambahkan,
“Saya selaku kepala desa beserta warga tidak tahu harus berbuat apa lagi, untuk itu kami mohon kepada Bksda Aceh dan dinas kehutanan Aceh melalui KPH wilayah II agar dapat turun dan membantu warga, agar kejadian seperti ini kedepannya tidak terulang kembali.

“Dan untuk pemerintah daerah Bener Meriah agar dapat memberi solusi dan membangun parit-parit agar gajah tidak dapat melintas sampai ke ladang milik warga,” pungkas Jainurisa. (Andi)

Tinggalkan Balasan