SAMSAT KELILING DAN SAMSAT GENDONG SUDAH EFEKTIFKAH??

Kota Sukabumi, TFBI. —

Peranan Samsat untuk Pelayanan terhadap Masyarakat belum begitu maksimal dan masih banyak yang harus di benahi serta di tingkatkan pelayanannnya. 

Dalam mengatasi segala macam bentuk Pungli dan Korupsi yang sudah di gaungkan oleh pemerintah dan menghindari dari Pelayanan yang kurang memuaskan maka tentunya harus adanya pengawasan dan monitoring dari berbagai pihak baik lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),Media,  serta lembaga Inspektorat yang mempunyai kewenangan dalam pengawasan dalam suatu dinas atau instansi.

Setiap Kegiatan atau Pelayanan Publik harus dilakukan dengan Transparan dan diketahui oleh Publik,  apalagi menyangkut Keuangan Negara yang di peruntukkan untuk Kesejahteraan dan Pelayanan yang terbaik bagi Masyarakat.

etabloidfbi.com  melihat dan mendengar langsung dari salah seorang masyarakat yang sedang melakukan pengurusan perpanjangan pajak ketika berada di area SAMSAT di Jalan Mesjid Agung, Kota Sukabumi,  salah seorang ibu dari Jalan Jalur Ciandam,  Cibeureum,  Sukaraja contohnya ketika sedang menunggu untuk pembayaran Pajak di SAMSAT,  Kota Sukabumi,  merasa bingung dengan adanya ” Nembak KTP” yang biasanya 50 Ribu,  dan sekarang diminta 80 Ribu oleh petugas , Apa dan kenapa sejauh ini etabloidfbi. com belum mengkonfirmasi kepada pihak SAMSAT.

” saya bayar perpanjangan STNK 330 ribu ditambah 85 ribu untuk “Nembak KTP” biasanya juga 50 ribu ngga tahu jadi naik segitu,  untuk motor Vario Techno Tahun 2015, jadi 400 ribu lebih saya bayar pajak dengan alasan katanya yang dulu punya motor dia belum di blokir,  jadi nama nya ada 2, kalo di BBN kan jadi 800 ribu,  hanya saya ngga akan BBN sekarang nanti aza tahun depan”, Ucapan seorang Ibu ( tidak diketahui namanya)  yang sedang menunggu panggilan untuk pembayaran pajak STNK nya.

Pelayanan yang Prima sangat lah di harapkan oleh masyarakat, apalagi dengan mereka mau dan sadar akan kewajibannya untuk membayar Pajak langsung ke SAMSAT, kita berikan Apresiasi walaupun harus menunggu panggilan dan antri karena banyaknya  masyarakat lain yang menunggu antrian untuk di layani. 

Salah seorang Pegawai sebuah rumah sakit  yang  beralamat di  Gegerbitung,  Kab.  Sukabumi,  saat itu berada di SAMSAT untuk pengurusan STNK yang  habis masa berlakunya,  maka harus Ganti Daun.  Beliau mengatakan kepada etabloidfbi.com  bahwa Dia datang ke SAMSAT Pusat karena memang dari SAMSAT keliling sebagai Program Rutin SAMSAT Kota Sukabumi untuk melayani Wajib Pajak yang akan membayar Pajak Kendaraannya bisa di tempat dan waktu yang di tentukan oleh SAMSAT , biasanya selalu dilakukan di Setiap Kecamatan setiap minggunya. 

” Saya ke sini sekalian aza mau keluar kota jadi mampir dulu ke SAMSAT untuk ngurusin Pajak,  karena harus Ganti Daun, kalo SAMSAT keliling seminggu sekali dan ngga keburu,  jadi saya langsung kesini aza karena  STNK,  habis waktunya”, ucap salah seorang Pegawai Salah satu rumah Sakit dikala menunggu panggilan.

Masyarakat yang memerlukan pelayanan dari SAMSAT sebenarnya bisa di lakukan di setiap Kecamatan , yaitu SAMSAT GENDONG,  sebagai Program dari SAMSAT,  namun kemungkinan karena sosialisasi nya yang belum tersampaikan kepada Masyarakat hingga banyak kemungkinan Masyarakat yang belum mengetahui nya. 

Sosialisasi setiap Program yang dilakukan seharusnya bisa langsung di ketahui oleh Masyarakat karena setiap Program yang di luncurkan menggunakan anggaran yang benar-benar harus terealisasi untuk kepentingan Masyarakat dan memberikan Pelayanan yang Optimal bagi Masyarakat yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. 

( Hendra Sofyan) 

Tinggalkan Balasan