Saat peringatan hari kearsipan Nasional, sejumlah Arsip Dinas Pendidikan Pemkab Simalungun Dikabarkan Lenyap Digondol Maling, Kok Bisa?

 

etabloidfbi.com Simalungun.–

Kinerja Petugas Keamanan Wilayah Komplek Perkantoran, SKPD Pemerintahan Kabupaten  Simalungun yang biasanya menjadi tanggung jawab Petugas jaga malam dan Petugas Sat Pol PP Pemkab Simalungun nampaknya sangat diragukan dan patut di pertanyakan.

Pasalnya beberapa waktu lalu sejumlah Barang Inventaris Kantor banyak yang hilang, akibat dicuri oleh maling dan ini berdasarkan informasi sejumlah pegawai Dinas Pendidikan Pemkab Simalungun yang sempat bertemu dengan rekan awak media saat ditanya kedatangannya di Mapolsek Pamatang Raya, Selasa (18/05/2021).

Beberapa pegawai tersebut menjawab rekan wartawan dengan menyebutkan bahwa pihaknya mau membuat laporan polisi, atas adanya kehilangan sejumlah Arsip program kerja di kantor Dikjar Kab Simalungun dan diduga hilang sekitar pada tanggal belasan dan baru diketahui tanggal 18 mei 2021

Arsip arsip tersebut memang sudah rampung dikerjakan. Akan tetapi itu sebagai Dokumen penting ucap salah seorang pegawai Dinas Pendidikan Simalungun pada rekan awak media ini. Selasa (18/05/2021) sekira pukul 15:30 WIB.

“Arsip tersebut lenyap dari tempat nya semula dan di duga lenyap digondol maling yang nyambi jadi Parbotot sehingga  kertas bekas sebagai Documen Arsip Dinas Pendidikan Simalungun dinyatakan hilang.” Kata salah seorang pegawai dinas Pendidikan Kab Simalungun.

Kadis Pendidikan Dan Pengajaran Kab Simalungun Elfiani Sitepu memilih bungkam bahkan melakukan blocking nomor whatsapp saat awak media mencoba konfirmasi terkait Kebenaran info pembobolan di kantor Dinas yang dia pimpin tersebut.

Sedangkan Kapolsek Pematang Raya Iptu Lintong Silalahi, Kamis (20/05/2021) merasa heran dan membenarkan peristiwa pembobolan itu bahkan mereka sudah membantu pengecekan lapangan tapi pihak Dinas Pendidikan Kab Simalungun belum membuat laporan resmi untuk di tindak lanjuti ke pihak kepolisian.

“Benar Bang kita dengar isu bahwa ada Pencurian pemberatan yg terjadi di Dinas Dikjar Pemkab Simalungun tapi pihak Dikjar sampai saat ini belum ada membuat LP di Polsek Pematang Raya, sedangkan untuk memudahkan penyelidikan tanpa menunggu pihak dikjar kita mangajak Pihak Dikjar cek lapngan mengarah ke olah TKP agar cepat proses penyidikan namun sayang sampai saat ini pihak dikjar belum membuat LP kepada kami.” ujar L Silalahi.

Sebagai informasi, Hari Kearsipan Nasional secara rutin diperingati setiap tanggal 18 Mei. Adapun hal yang melatarbelakangi penetapan Hari Kearsipan Nasional ini yakni pada 18 Mei 1971 menjadi tonggak lahirnya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kearsipan. Lahirnya Undang-Undang tersebut bertujuan untuk menjamin keselamatan bahan pertanggungan jawab nasional tentang perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan serta untuk menyediakan bahan pertanggung-jawaban tersebut bagi kegiatan pemerintahan. Ini menjadi bukti bahwa negara hadir dan memberikan perhatian terhadap bidang kearsipan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hari Kearsipan Nasional selanjutnya disahkan melalui Keputusan Kepala ANRI Nomor: OT.00/02/2005 tentang Hari Kearsipan. (Feri)

Tinggalkan Balasan