RSUD Kota Tangerang Bersama IDI Lakukan Test Swab Deases Kepada Tenaga Medis

etabloidfbi.com Kota Tanggerang. —

Untuk memastikan tenaga kesehatan tidak terpapar covid-19, sebanyak 300 tenaga medis RSUD kota tangerang mengikuti tes swab Deases Virus Corona (Covid-19) yang diadakan oleh ikatan dokter Indonesia (IDI) di RSUD Kota Tangerang (25/9/2020)

IDI dan RSUD kota tangerang bekerja sama mengadakan test swab dalam upaya memberikan perlindungan terhadap tenaga medis, yang menjadi garda terdepan penanganan medis bagi pasien yang terinfeksi langsung.

Dari keterangan humas RSUD, Dr. Tintin Supriatin,” hasil test swab Deases virus Corona Covid 19 terhadap 300 tenaga medis RSUD Kota Tangerang menunggu hasil lab saja dari Ikatan Dokter Indonesia. “Nanti tiga atau empat hari kedepan, baru akan di ketahui hasil Swab nya,” kata Tintin.

Tidak jauh berbeda, Direktur Rumah sakit umum daerah kota Tangerang Dr.Hj .Henny Herlina. mengatakan,” “Kita tinggal menunggu hasil swab selama tiga atau empat hari kedepan kita berharap adanya tes swab ini kita bisa lebih waspada, dan bisa di ketahui berapa banyak tenaga medis kita yang terpapar. mudah-mudahan tidak ada yang terpapar, ini upaya kita memberikan perlindungan terhadap tenaga medis kita di RSUD ini,” terang Heny lewat siaran pers nya.

Test swab terhadap tenaga medis RSUD Kota tangerang untuk ke tiga kali nya telah dilakukan semenjak di Landa pandemi dan RSUD di tunjuk oleh pemerintah kota Tangerang sebagai penanganan khusus merawat pasien covid-19.
Dan pihak RSUD akan rutin melakukan test swab ke pada para tenaga medis yang ada di rumah sakit umum kota tangerang ini,” terang Humas.

Disisi lain, Pemerintah kota Tangerang sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penularan virus tersebut. Memberlakukan aturan aturan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan seperti,” harus selalu menggunakan masker dan selalu jaga jarak serta mencuci tangan (3 M).

Dan sanksi sanksi sosial dan sanksi lainnya telah di siapkan bagi masyarakat yang tidak taat kepada protokol kesehatan, aturan tersebut di buatkan guna percepatan penanganan cobid-19 untuk menuju New Normal di kota tangerang. (SM)

Tinggalkan Balasan