PULUHAN WISATAWAN TERKENA SERANGAN UBUR-UBUR DI PANTAI PELABUHAN RATU.

Sukabumi, TFBI.

Pulus Jalatrong atau ubur-ubur biru menyerang para wisatawan lokal baik dari dalam kota maupun dari luar kota Sukabumi yang sedang menikmati liburan hari raya di di sepanjang pantai pelabuhan ratu kabupaten Sukabumi///


Sampai tadi malam Basarnas setempat yang bertugas menjaga di lokasi mengatakan korban sengatan ubur-ubur mencapai 90 orang dan ditangani langsung di Pos Potensi SAR, Satpol PP Airud Polres Sukabumi Istiqomah,Citepus//


Potensi SAR ini terdiri dari beberapa gabungan elemen dari kepolisian, Airud, Angkatan Laut, Angkatan Darat, Basarnas, Tim Kesehatan, dan para Relawan.

Serangan Ubur-ubur Yang Menimpa Para Pengunjung


Mereka bekerja sama dalam pengamanan dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan yang sedang berlibur di pantai ini, terutama dalam melakukan bantuan kepada korban serangan Ubur-ubur Biru yang melanda Pantai Pelabuhan Ratu ini.


Ubur-ubur biru ini bentuknya tidak terlalu besar namun sengatannya bisa membuat terkena dampak yang cukup berbahaya bila tidak segera ditangani petugas medis yang ada di lokasi//Sengatan ubur-ubur mengakibatkan gatal-gatal, bentol-bentol dan bisa sesak napas juga, tergantung dari keadaan kesehatan korban,” Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak dulu bermain dulu di area pantai ini, karena sudah ada korban dari sengatan Ubur-ubur yang bermigrasi ini, dan perubahan musim,mengakibatkan migrasinya Ubur-ubur biru kepantai ini dan berliburlah dengan kondusif , efektif dan aman serta selalu menjaga keluarganya terutama anak-anak ketika berada di area pantai agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan” ucap Vidi , Komandan Team Basarnas, saat ditemui pewarta TFBI di lokasi pos BASARNAS Citepus, Pelabuhan Ratu//


Korban yang tersengat Ubur-ubur biru ini sudah ditangani oleh tim posko kesehatan gabungan dari Tim Puskesmas Pelabuhan Ratu serta team relawan yang bertugas juga aparat Kepolisian dari polres Sukabumi yang turut menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang sedang berlibur//


(Hendra Sofyan sukabumi)

Tinggalkan Balasan