PT. Summarecon Tutup Akses Jalan Warga, Ketua DPRD Kota Tangerang: Masa Ia Kuburan Juga!

Etabloidfbi. Com,  Kota Tangerang –

Rapat hearing antara warga Warung Mangga, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, dan pihak pengembang yakni Summarecon belum berbuah hasil.

Justru pertemuan yang difasilitasi DPRD Kota Tangerang ini diwarnai perdebatan sengit antara kedua belah pihak, sebelum akhirnya diredam oleh pimpinan sidang yaitu Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto dan sejumlah wakil rakyat lainnya.

Dalam rapat tersebut Gatot Wibowo ketua DPRD Kota sangat merasa kecewa, pada saat investigasi bersama anggota DPRD Rizal ke lapangan satu hari sebelumnya, melihat pihak summarecon ternyata juga memagar kuburan keluarga besar dari tokoh masyarakat warung mangga.

“saya kecewa melihat sikap summarecon yang memagar juga kuburan warga masyarakat, terlebih kuburan tersebut adalah salah satunya nenek saya, kan semua juga pasti meninggal, masa iya kuburan di pagar juga, nah kalau mau nguburin masa iya mayat diseberangin pagar,” ungkap gatot

Pimpinan rapat memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyampaikan aspirasinya. Masing-masing diberi waktu untuk saling tukar pendapat. Namun, disela perdebatan itu terjadi cekcok antara Legal Summarecon “Edo” dan salah satu pimpinan sidang “Turidi Susanto” wakil ketua DPRD Kota Tcngerang.

Legal Summarecon Edo sedikit tersulut emosi saat wakil rakyat tersebut, (Turidi Susanto) mencoba menawarkan solusi atas persoalan yang terjadi antara pengembang dan warga. Sebab, dalam hearing yang dihadiri sejumlah elemen masyarakat itu, Edo merasa disudutkan.

Namun demikian, Turidi menyayangkan sikap emosional yang ditunjukan Edo di dalam forum. Padahal, ia mengaku hanya menyampaikan pandangan terkait permasalahan yang terjadi antara warga Warung Mangga dengan pengembang Summarecon.

“Saya meminta pihak summarecon untuk memberikan jalan yang layak, masa iya jalan cuma dilewati satu mobil pick up, dengan manuver stir aja Susah, minimal ya kasih jalan se ukuran kendaran DAMKAR, mengingat sebelum ada terjadi kebakaran ” tegas turidi.(Sabar.manahan)

Tinggalkan Balasan