PT. SEMEN TAMBANG SUKABUMI – SCG TOLAK WARTAWAN LIPUT KAPOLRES YANG TINJAU LOKASI BLASTING

Kabupaten Sukabumi, TFBI. —

Hari ini kru etabloidfbi.com mengunjungi PT. Semen SCG yang berada di Jalan Pelabuhan II, Pangleseran, Kabupaten Sukabumi untuk mengkonfirmasi dan sekaligus sudah Janji temu dengan Seorang Karyawan PT. SCG yang berwenang memberikan informasi mengenai kejadian keluhan warga yang lokasi nya terdampak karena pengaruh BLASTING yang di lakukan oleh PT. SCG dan Rekanannya.

Informasi dari beberapa Media Massa di sukabumi sudah memberitakan mengenai adanya Demo warga Kp.Leuwiidinding , Jampang Tengah, pada 09/08 , lalu, untuk meminta dihentikannya kegiatan Blasting
( Peledakan) yang di lakukan oleh PT. STS – SCG selaku pemilik Lahan Tambang.

Wartawan etabloidfbi.com menghubungi Salah seorang yang mengetahui dan berwenang dalam menjelaskan permasalahan Blasting tersebut. Kepala Teknik Tambang PT. STS-SCG, Ibnu menjelaskan kepada wartawan lewat sambungan teleponnya bahwa beliau membenarkan apa yang sedang terjadi aksi Demo warga sekitar pada 09/08, dan pada hari Sabtu, 10/08 , Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, SH., S.I.K., MH mengunjungi PT. semen Tambang Sukabumi – SCG untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan lokasi Blasting di desa Tanjung Sari Kec. Jampang Tengah.

” Sesuai dengan adanya demo kemarin, 09/08 , oleh warga maka nanti kita akan lakukan Blasting lagi hari Senin, 12/08, pada pukul. 10.00 Wib di lokasi Areal Tambang PT. STS – SCG dengan di monitoring secara bersama-sama dengan Kapolres Sukabumi, dan dari pihak Pemerintah pun datang untuk melihat langsung dan kita memakai alat khusus yang berguna mengetahui bahwa ledakan itu keras atau tidaknya,” jawaban Ibnu kepada wartawan di saat di konfirmasi lewat sambungan teleponnya.

Tujuan Kapolres Sukabumi dari kegiatan pengecekan tersebut dalam rangka mengecek adanya keluhan dari warga masyarakat sekitar yang merasa terganggu dengan kegiatan peledakan perusahaan PT. Semen Tambang Sukabumi serta SOP nya, dari jenis dan jumlah bahan peledak yg di gunakan oleh perusahaan pun dilakukan pengecekan.

Oleh karena nya, Wartawan etabloidfbi.com membuat janji temu dengan Pihak perusahaan untuk konfirmasi langsung dan meliput Blasting dengan Kapolres Sukabumi dengan tujuan untuk memberikan informasi yang akurat kepada Masyarakat dan Netizen mengenai keadaan di lokasi peledakan dan seberapa besar ledakan tersebut hingga diduga membuat Masyarakat sekitar merasa terganggu dengan getaran hasil ledakan dan dentuman yang di hasilkan.

Namun apa yang sudah di janjikan dan sudah di bicarakan Kepala Teknik Tambang kepada kru etabloidfbi. com ternyata tidak dapat terpenuhi, kru yang tidak masuk ke lokasi, hanya menunggu di Pos Satpam karena dengan alasan bahwa Kepala Teknik Tambang belum memberikan Informasi kepada Pos Satpam akan kedatangan Wartawan dari etabloidfbi.com untuk meliput Blasting di lokasi Tambang.

Kru etabloidfbi.com mencoba untuk menghubungi Kepala Teknik Tambang, Ibnu, yang sedang berada di lokasi dan sedang melakukan pertemuan dengan Kapolres dan Tamu lainnya.

Selang 30 menit barulah mendapatkan informasi dari pesan WhatsApp nya setelah beberapa kali di telepon dan di japri lewat Pesan WhatsApp nya.

” Maaf Pa Ngga jadi, Nanti Lain kali lah, sibuk di sini ,” Pesan Whats App nya.

Apapun yang dilakukan semata-mata kami dari Media ingin memberitakan informasi yang berimbang dan Actual kepada Masyarakat hingga tidak terjadinya kesalahpahaman dari pemberitaan.

Sampai berita ini di muat, etabloidfbi.com belum dapat bertemu dengan pihak perusahaan untuk konfirmasi langsung.

( Hendra Sofyan )

Tinggalkan Balasan