Polres Bogor Berhasil Ungkap Perampasan Sepeda Motor Bermodus Debtcollector

 

etabloidfbi.com Bogor. —

Pengungkapan kasus penipuan dan Perampas berhasil dilakukan Satreskrim Polres Bogor bersama Polsek Cileungsi kejadian yang terjadi pada hari Rabu 9 Juni 2021 tersebut di samping Pom bensin Duta, jalan raya Cileungsi jonggol, bermula dari salah satu korban inisial (CAP) yang mengendarai sepeda motor Honda Vario.

Adapun korban diberhentikan oleh 4 Orang tak dikenal yang mengaku Debtcollector dari sebuah Leasing dan meminta untuk menyerahkan sepeda motornya, korban (CAP) diminta untuk ke Kantor leasing tersebut dengan alasan bahwa kendaraan nya belum lunas dan di berikan surat berita acara serah terima kendaraan (BASTK), padahal faktanya sepeda motor yang ditarik para pelaku sudah lunas, dan mereka menggunakan surat penarikan palsu.

Namun, saudara (ES) yang merupakan pemilik motor tersebut, lantas menerima laporan dari saudara (CAP), atas kejadian ini kemudian saudara (ES) pun langsung melaporkannya ke Polsek Cileungsi, atas laporan tersebut Polsek Cileungsi langsung bergegas melakukan Penyelidikan.

Dari penyelidikan tersebut dilakukan Sat Reskrim Polsek Cileungsi mengetahui 4 Orang tersangka, dimana dari total 4 tersangka ini yang diamankan sebanyak (3) Orang atas nama DS, JHM, TSM berhasil di tangkap, sementara itu satu tersangka (S) yang hingga saat ini masih DPO, ucap AKBP Harun dalam konferensi pers.

Sementara itu kasus dengan modus serupa yang menimpa Korban (AT) berhasil di ungkap Sat Reskrim Polres Bogor. dimana kejadian tersebut terjadi di jalan Raya narogong kecamatan Cileungsi, dalam hal ini Satreskrim Polres Bogor langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui para tersangka yang berjumlah 6 orang. Lantas berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial (RP), sementara itu 5 orang lainnya yang berinisial ON ,ZA, NS, Y, dan J masih dalam Pengejaran Satreskrim Polres Bogor, kata Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H.

Dalam mengungkapkan dari dua kasus tersebut kami berhasil menangkap para tersangka yang saat ini di amankan, Yakni DS, JHM, TSM dan RP pelakunya akan di kenakan pasal 378 dan atau 372 dan atau 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 Tahun Penjara, Sementara itu dari para tersangka yang hingga saat ini masih DPO kita terus lakukan pengejaran pungkasnya. (HPb/IRsan BOegeiss)

Tinggalkan Balasan