Pelaku Penganiayaan Anak Dibawah Umur Di Tangerang Selatan Sudah Tertangkap

Keterangan foto : Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur Sekaligus Orang Tua Iandung Korban

etabloidfbi.com Tangerang Selatan. –

Peristiwa Tragis yang dialami seorang anak ketika dianiaya oleh bapak kandungnya dan sempat Viral di Media Sosial, dan membuat geram para Netizen dan sampai akhirnya pelaku ditangkap dirumahnya di Jalan PD panjang Timur Tanggerang Selatan.

Pelaku yang Berinisial WH (35) Tahun dapat terancam dengan pasal 80 UU RI nomor : 35 UU RI nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman Pidana 15 tahun dan serendah – rendahnya 5 Tahun, ditambahkan dengan Sepertiga dari Pidana Pokok, karena dilakukan oleh orang tua kandung.

Sementara itu sebagaimana dikatakan oleh Kapolres Tangerang Selatan AKBP Dr imam Imanuddin SH SIK, MH. bahwa

“penangkapan pelaku berinisial WH atas dasar informasi viral di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan pelaku,” Ungkap Imam.

ditambahkan oleh Imam “Kami sedang melakukan mitigasi dan pemulihan dari trauma korban. Sampai dengan saat ini masih dalam perawatan kami dan kami harus memastikan anak atau korban ini mendapatkan keamanan, mendapatkan kenyamanan dan mendapatkan mitigasi yang baik dan benar dari pemerintah,” ungkap Kapolres, Jumat, 21 Mei 2021

Kasus Penganiayaaan anak dibawah umur sudah diketahui dan ditangani oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) tangerang Selatan dan P2TP2A
Dalam jumpa Persnya Ketua Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan

“Pelaku saat ini sedang dalam proses pemeriksaan Polres Tangerang Selatan, dan untuk sementara ini korban berada dalam Proses Mitigasi terhadapTraumanya, agar mendapatkan Perawatan yang terbaik dan benar oleh Pemerintah, ” Ungkap pria yang selama ini sudah mengabdi puluhan tahun dalam memperjuangkan hah-hak anak dibawah umur.

Saat Kapolres mempertemukan antara Tim Komnas Perlindungan Anak dengan Korban KB (5) tahun, sungguh amat sangat mengharukan korban yang selama ini ditinggal oleh ibunya ke luar Negeri di Malaisya secara fisik terlihat baik dan sehat akan tetapi terlihat dari tatapan matanya nampak terasa nanar dan kosong dan respon terhadap setiap pertanyaanpun kurang tanggap sehingga perlu adanya Mitigasi dan Rehabilitasi terhadap Trauma yang dideritanya.

Editor : Yahya Heriansyah

Tinggalkan Balasan