Orang tua Murid Di Kota Tangerang Keluhkan Biaya Belajar Berbasis Online, DPRD Komisi 2: Pemeritah Gunakan Dana Bos!

etabloidfbi.com Kota Tangerang.–

Memulai tahun ajaran baru 2020/2021, masyarakat kota Tangerang mengeluhkan Sistem pendidikan dalam jaringan atau Daring yang dimana sestem tersebut menuntut orang tua murid harus merogoh kantong untuk menyediakan Kwota berbasis online.

Hal tersebut menambah beban bagi masyarakat tidak mampu, karena saat Pandemi Covid-19 melanda Nusantara khususnya kota Tangerang, seiring itu juga sebagian masyarakat bawah mengalami keterpurukan ekonomi.

Di kuatirkan akan menjadi persoalan serius buat mental anak anak mereka saat memasuki ajaran baru, ini karena tidak bisa mengikuti pembelajaran yang bersifat Online, akibat orang tua murid tidak mampu menyediakan kwotanya juga mendidik sebagai pengganti guru pendidik di rumah masing masing.

Menanggapi persoalan orang tua murid tersebut, Komisi 2 DPRD kota Tangerang, meminta Dinas pendidikan untuk membuat jembatan kebijakan, untuk bisa pihak sekolah menggunakan dana Bos untuk pembelian Kwota internet tersebut.

“Iya pemerintah harus mengakomodir masyarakat yang mengeluh dengan sistem pembelajaran online tersebut. Pasalnya, tidak semua orangtua memiliki kemampuan yang sama untuk memenuhi kuota internet anak maupun smartphone, untuk itu Dinas pendidikan harus buat sikap yang tegas, dan sudah kita usulkan,” terang. H Saiful Millah.

Lanjut Kata Saiful Millah,” โ€œPemerintah jangan cuma gencar mengatakan belajar daring. Tetapi harus memperhatikan mereka yang mengeluhkan karena belajar online itu biayanya cukup mahal untuk beli paket,โ€ saya berharap pemerintah bersikap tegas dalam menyikapi keluhan masyarakat ini.

โ€œmasyarakat harus bersabar di saat menghadapi pandemi ini, Karena kita tau tidak semua masyarakat memiliki, apalagi warga yang mengalami kendala ekonomi,” kata H. Saiful Millah. (Sabar Manahan)

Tinggalkan Balasan