OKNUM KASI LALA KSOP PONTIANAK MK DITUDING ANIAYA WARTAWAN, MK: SAYA BANTAH

etabloudfbi.com, Pontianak,-

Wartawan KLTV Syafarahman mengungkapkan dirinya mengalami kekerasan fisik atau penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasi Lalulintas Laut (Kasi Lala) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pontianak M.Kendeka (MK) saat melakukan wawancara dikantor KSOP Pontianak, Senin (4/4), sekitar pukul 11.55 Wib. Namun hal ini dibantah keras oleh MK.

Syafar menjelaskan, saat itu tim Investigasi wartawan yang dipimpinnya melakukan konfirmasi terkait dugaan adanya kegiatan atau sandarnya tongkang yang diduga kuat tidak pada tempatnya.

Kurang lebih berjalan 30 menit pembicaraan dan giliran Syafarahman KLTV indonesia mengajukan beberapa pertanyaan karena ada perbedaan narasi yang disampaikan oknum MK.

Menurut Syafar, oknun MK berang dan emosi dan menuding syafarahman mengancamnya lewat pesan Whatsapp, ungkap Syafar.

Menurut Syafar, karena emosi oknum MK menarik atau menjambak kedua telinganya dan membanting Hand Phonenya yang sedang digunakan untuk merekam audio visual dari wawancara yang sedang berlangsung. Hingga telinga belakangnya luka.

“Saya secara pribadi masih menunggu iktikat baik yang katanya seorang pejabat yang berpendidikan dan mendapatkan gaji dari negara, yang mana gajinya bersumber dari uang pajak rakyat. Kok giliran rakyat datang mempertanyakan malah memarahi rakyat”, tandas Syafar.

Sementara itu perwakilan KSOP Pontianak, M.Kendeka ketika dikonfirmasi oleh awak media Selasa sore (5/4) membantah keras adannya penganiayaan terhadap wartawan KLTV Syafarahman. “Saya tak ada sentuh fisiknya, apalagi melakukan penganiayaan terhadapnya”, ungkapnya.

“KSOP Pontianak sangatlah senang apabila ada informasi dari rekan media, dan memang terbukti informasi itu benar maka KSOP akan mengambil tindakan terhadap hal tersebut. Hal itu terbukti dengan iktikad baik dari perwakilan KSOP Pontianak yang menanggapi dan menjawab pertanyaan dari wartawan apabila ada rekan wartawan yang meminta informasi”, tandasnya.

Ketika ditanya soal HP milik wartawan, MK juga membantah ada merusak atau melempar HP milik Syafar. “Saya tak ada merusak HP nya”, jelasnya.(Sy Mohsin)

Tinggalkan Balasan