Mv karoake ” DIDUGA” memberikan laporan palsu omset per bulan untuk membayar wajib pajak hiburan

Bogor kota TFBI 20/06/2019

Karaoke yang bernama MV karaoke sudah berjalan hampir 2 tahun berlokasi dijalan dr sumeru blok H 30/31 tepatnya di dalam ruko perdagangan Cilendek Bogor barat,MV karaoke yang sebelumnya ramai diberitakan dibeberapa media masa online soal pemalsuan laporan palsu dalam mengurus perijinan mengenai membohongi laporan jumlah room yang tidak sesuai dengan kenyataan d dalam karaoke nya,kini berulah kembali dengan muncul “DUGAAN” memberikan laporan palsu pemasukan/omzet per bulan agar bisa membayar wajib pajak sebesar 30% lebih ringan//

Ibu Siti Aminah Pemilik MV Karaoke Berkerudung Abu-abu.


Investigasi journalist media TFBI ( Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia)
menemukan data yang ” DIDUGAMV karaoke membuat/memberikan laporan palsu pemasukan/omzet tiap bulan yang ril menjadi lebih kecil pemasukan per bulannya untuk mengelabui petugas pajak supaya jadi ringan dan kecil dalam membayar pajak tiap bulannya//


Peraturan Daerah Kota Bogor no.11 tahun 2011 menyebutkan dalam ayat 5 point’ a ” KARAOKE ATAU SEJENISNYA DIKENAKAN PAJAK SEBESAR 30% ” ,pajak hiburan yang sudah ditetapkan di kota Bogor dengan perda nomor 11 tahun 2011 terkesan tidak dihiraukan oleh pemilik MV karaoke Siti Aminah saat media TFBI mencoba untuk meminta klarifikasi/konfirmasi agar pemberitaan menjadi seimbang dengan adanya jawaban dari pihak MV karaoke terkait dugaan memanipulasi bayar pajak//
Siti Aminah sempat komunikasi melalui seluler lewat SMS nya mengatakan masalah berita minta waktu untuk berbicara dengan karyawannya dan Siti Aminah mengatakan “ini sudah ranah membocorkan rahasia perusahaan yang sangat detail”.


Dengan adanya sms dari pemilik MV karaoke seperti itu semakin kuat tentang “DUGAAN” adanya usaha memanipulasi laporan keuangan penghasilan per bulan untuk membayar wajib pajak sebesar 30%//


Temuan di lapangan hasil investigasi TFBI media online harian nasional berbasis video streaming juga tabloid bulanan menemukan data yang sangat ganjil antara pemasukan ril per bulan dengan pembayaran pajak nya//


Salah satu contoh temuan di satu bulan omset MV karaoke sebesar 258juta.074ribu,232rupiah,dan pajak yang dibayarkan sebesar 13juta 135ribu 182rupiah dari penghasilan ril 258.074.232 bayar pajak 13.135.182.??? bila mengikuti pembayaran pajak peraturan daerah kota Bogor dari angka ril pemasukan dengan pajak yang dibayarkan sungguh sangat jauh dari wajib bayar pajak hiburan karaoke sebesar 30%//


Bila terbukti “DUGAAN” adanya pemalsuan suatu surat pelaku bisa terjerat hukum pidana dengan pasal 264 (KUHP)ayat 1 point’ 1,penjara paling lama delapan tahun.
Pasal 264 (KUHP) yang terdiri dari 5 ayat isi point’ 1 adalah:
( 1 ) pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun,jika dilakukan terhadap :
(1). akta akta otentik
Bisa juga dijerat dengan pasal 263 (KUHP) ayat 1 yang isinya mengatakan ” barang siapa membuat surat palsu atau memalsukan surat yang diperuntukkan sebagai bukti daripada sesuatu hal dengan maksud untuk memakai atau menyuruh orang seolah olah isinya benar dan tidak dipalsu,diancam jika pemakai tersebut dapat menimbulkan kerugian,karena pemalsuan surat,diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun penjara//


(REDAKSI TFBI)

Tinggalkan Balasan