Merasa Dibohongi Seorang Wanita Melaporkan Calon Suaminya Ke Kantor Polisi Untuk Meminta Kepastian Hukum

Sumatera Selatan – TFBI.

Sungguh Malang Nasib (M) Binti Misfan yang Beralamat di Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Dia merasa di Bohongi Oleh seorang Lelaki Berinisial (AS), yang tinggal di Dusun III Desa Sungai Dua Muba Sumatera Selatan yang Bekerja sebagai PNS disalah Satu Pemerintahan.

Tampak Terlapor Saudara AS

Berawal dari perkenalan mereka pada Bulan April 2018, yang kebetulan sang Pacar AS, tinggal KOS, diwilayah yang berdekatan dengan rumah pelapor, dan mereka Berpacaran sampai hubungan mereka semakin jauh, sehingga keluarga M Binti Mispan meminta agar hubungan Mereka berlanjut kepelaminan.

Akhirnya ditentukanlah waktu Pernikahan mereka yaitu sekitar tanggal 27/1/2019 ditetapkan tanggal Pernikahan mereka, sementara pihak perempuan amat sangat bahagia, dan mulai menyiapkan Undangan untuk disebar Kepada Sanak Famili dan keluarga serta masyarakat sekitar.

Namun kehendak berkata lain Disaat Undangan sudah disebar, pihak keluargapun sudah belanja dan memesan panggung untuk persiapan Menikah pihak dari KUA memanggil untuk menyampaikan Bahwa saudara AS sudah menikah pada tanggal 20/1/2019 dan tidak bisa menikah lagi dikarenakan statusnya sebagai Pegawai Negeri.

Ibarat mendengar Petir disiang Bolong saudari M Binti Muspan dan keluarganya terpukul dan menanggung malu karena Undangan sudah Tersebar dan semua persiapan Pernikahan Sudah disiapkan, akhirnya pada tanggal 28/1 Saudara M, Binti Mispan melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Musi Rawas, dan sebagaimana tercantum dalam Laporan Polisi Nomor : LP/B-12/I/2019/Sumsel/Res, Mura, tanggal 28 Januari 2019 Tentang Perkara Penipuan dan atau Pemalsuan Dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 K.U.H,Pidana dan atau pasal 263 K.U.H.Pidana.

Saudara Erizon Bersama Propam Polres Musi Rawas

Setelah berjalan hampir dua Bulan terlapor masih juga belum ditahan Pelapor lantas menghubungi Saudaranya Untuk meminta arahan, yaitu Saudara Erizon, yang kebetulan Aktif di Organisasi Forum Bhayangkara Indonesia Sebagai Kepala Divisi Investigasi Hukum dan HAM, dan diarahkan untuk menghadap kembali dan ke Polres, untuk menanyakan Perkembangannya dan mendampingi Pelapor ke Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Pada tanggal 27/3 Pelapor akhirnya menghadap kembali ke Polres dengan didampingi Saudara Erizon untuk menanyakan perkembangan Kasus tersebut,
Saya datang menghadap Penyidik Polres Musi Rawas dan alhamdulillah dilakukan Gelar Perkara dan hasil dari Gelar perkara, kita akan menghadirkan Saksi Ahli,” Ujarnya.

Bahkan ditambahkan oleh Saudara Erizon, “Keluarga kami hanya meminta kepastian Hukum atas apa yang telah dialaminya, karena sudah Berjalan hampir 4 Bulan tetapi belum ada perkembangannya,” Ungkapnya.

Saat dihubungi lewat Telpon oleh Pewarta TFBI Saudara M Binti Mispan amat sangat berharap adanya titik terang atas musibah yang sudah dialaminya,
Saya hanyalah orang kecil tetapi saya amat sangat dirugikan oleh Saudara AS, Tolong saya pak, saya hanya mengharapkan kepastian Hukum atas apa yang saya alami,” katanya sambil terbata-bata.

(Yahya Heriansyah)

Tinggalkan Balasan