Menteri Koperasi dan UMKM RI buka acara pelatihan UMKM Di kawasan Danau Toba

 

etabloidfbi.com – Danau Toba–

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki membuka dengan resmi acara pelatihan koperasi dan UMKM yang di selenggarakan serentak di kawasan Danau Toba. Pembukaan pelatihan ini dipusatkan di Hotel Niagara Parapat pada hari Rabu (26/08/2020) pada pukul 10.00 wib.

Pembukaan yang digelar pada hari ke dua pelatihan ini, dimana pelatihan telah di laksanakan satu hari sebelum (25-27/08/2020), di ikuti secara daring melalui meeting zoom oleh 540 orang Peserta dari kelas pelatihan masing masing di empat kab/kota peserta pelatihan.

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki di sambut dengan penganugerahan baju adat kebesaran Simalungun oleh penatua partuha maujana Simalungun sekaligus suguhan tarian somba etnik Simalungun yang di bawa oleh penari penari tradisional Simalungun.

Kesempatan itu Panitia Pelaksana Kegiatan pelatihan Arif Rahman menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini berasal dari anggota koperasi dan UMKM di wilayah Danau Toba sebagai Destinasi Super Prioritas.

“peserta pelatihan bidang Koperasi dan UMKM ini terdiri dari 18 angkatan/kelas dengan jumlah peserta 540 orang dari empat kabupaten/kota (Simalungun,P. Siantar, Toba dan Samosir).”terang Arif Rahman.

Selanjutnya Sebagai Tuan rumah pemerintah Kabupaten Simalungun diwakili oleh Sekda Kab. Simalungun Mixson Andreas Simamora menyambut kedatangan Menteri Teten Masduki di bumi Habonaron Do Bona.

“Selamat Datang kami ucapkan kepada menteri Teten Masduki beserta rombongan di bumi Habonaran Do Bona, sekaligus kepada Gubernur Sumatera Utara atau yang mewakili beserta kepala daerah yang hadir, semoga diberi kesehatan oleh Tuhan yang maha Esa dan dapat menikmati keindahan kota wisata Parapat Kab. Simalungun.”Sambut Mixson

Kesempatan itu menteri juga Kopukm Teten Masduki Membuka langsung dengan resmi pelatihan di wilayah Danau Toba sekaligus memaparkan langkah langkah pemerintah menyelamatkan perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid 19.

“pemerintah berusaha membantu pemulihan ekonomi terkhusus menggerakkan perekonomian masyarakat di wilayah Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas, yang saat ini terdampak pandemi covid 19 terlebih bidang UMKM, sehingga pemerintah sedang menyusun program agar perekonomian tidak masuk ke dalam krisis ekonomi”, ujar Pak menteri Teten.

Di katakan Teten surplus neraca ekonomi awal kuartal III berada di minus 5.2 % sehingga di harapkan akhir kuartal III dia awal tahun 2020 bisa mengalami peningkatan yang positif sehingga bisa keluar dari krisis ekonomi.

“Sesuai Arahan Presiden agar Pemerintah daerah dan pusat harus berjibaku Agar di kuartal ke III triwulan ke III ekonomi bisa reborn dan terhindar dari krisis ekonomi sehingga melalui program pemulihan ekonomi nasional di berikan stimulus sebesarΒ  Rp. 607.25 triliun dan terkhusus untuk UMKM Sebesar Rp. 123.40 triliun”, ungkap Teten. (feri)

Tinggalkan Balasan