Mengaku Sebagai Debt Collector, 4 Orang Pemuda Mengambil Paksa 1 Unit Kendaraan Roda Dua Di Jalan.

Bogor Kota, TFBI.

Seorang Pengendara Kendaraan bermotor Roda dua Kamis 30/5 merasa dirugikan oleh sekelompok Orang yang mengatakan dirinya adalah Debt Collector dan berusaha Menarik Paksa Kendaraan Roda Dua Jenis Vario dengan nomor F2753FJ Tahun Pembuatan 2015 Atas Nama M Saim di Jalan Tajur PD Hasan Bogor.

Peristiwa ini berawal pada saat ia mengendarai Motor Honda Vario dan ketika melewati PD Hasan di Jalan raya Tajur Bogor dirinya di Stop oleh 4 orang sekitar jam 21.00 WIB, Mereka mengaku dari Adira Finance dan bekerja sebagai Debt Collector dan mengatakan bahwa motor tersebut menunggak Cicilannya dan jika mau diambil silahkan Besok datang Ke Kantor untuk mengambil Unit sambil memberikan Kertas tanda terima.

Korban berusaha untuk tidak memberikan Unit Motor tersebut, akan tetapi Korban merasa ketakutan, karena mereka berjumlah 4 orang dan dari salah satu kendaraan mereka Korban melihat sepotong kayu yang tidak tahu akan digunakan untuk apa, akhirnya dengan sangat terpaksa Pemilik Motor tersebut Pasrah dan ditinggal di lokasi begitu saja sementara Kendaraan Miliknya dibawa pergi oleh Mereka yang mengaku sebagai Debt Collector.

BACA JUGA : https://etabloidfbi.com/sering-meresahkan-masyarakat-kapolri-meminta-agar-jajarannya-sikat-habis-debt-collector/

Esok harinya si Pemilik Kendaraan bermotor tersebut mendatangi Kantor Adira Finance yang betlokasi di Tajur Bogor dan berjumpa dengan Head Collektor Saudara Wahyu untuk menanyakan Kendaraannya dan akan berusaha menyelesaikan Tunggakan pembayaran, akan tetapi Unit motor tersebut tidak ada di lokasi yang dijanjikan dan ditunggu sampai sore hari Unit Motor tersebut tidak ada.

Merasa dirugikan Saudara M Saim berusaha untuk Konsultasi dan mengadukan kejadian tersebut Ke Lembaga Perlundungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) dan bertemu dengan Saudara Nico Yulwijanarko dan berusaha untuk membantu dan kembali ke Kantor Finance bersama Rekan-rekan Team LPKNI yaitu saudara Andri, Pago, Asep Lubis ditemani kesepuhan dari Laskar Merah Putih Bapak H. Nasir ditemani dengan Korban M Saim.

Ketua LPKNI Bogor Nico Yulwijanarko

Sampai di Lokasi Saudara Nico sebagai Ketua LPKNI Bogor berusaha duduk bersama untuk mencari Solusi yang terbaik sebelum permasalahan ini Di Bawa ke Ranah Hukum dan dilaporkan ke Pihak yang Berwajib,
Kami meminta agar Pihak Adira Finance segera mencari tahu Keberadaan Unit Motor Vario tersebut, dan Apabila Unit kendaraan sampai Besok Masih belum ada Kabarnya maka kami akan mengambil langkah Tegas untuk membawa Kasus ini ke Ranah Hukum sebagaimana Intruksi Kapolri agar menindak Para Oknum Debt Collector yang Meresahkan dan Merugikan Masyarakat,” Ujar Saudara Nico.

Sebagaimana kita ketahui dalam permasalahan Hutang Piutang atau Akad Kredit antara Kreditur dan Debitur semua diatur dalam UU Fidusia dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 130/PMK.010/2012.

Dan menurut Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2011.
Yang berhak menarik Kendaraan yang Menunggak Kredit yaitu Juru Sita Pengadilan di dampingi oleh Kepolisian jadi disini jelas bahwa Mereka para Debt Collector tidak memiliki hak dalam Urusan keterlambatan Pembayaran Konsumen.

(Yahya Heriansyah)

Tinggalkan Balasan