MEMPRIHATINKAN RSUD CIBINONG, DI DUGA PASIEN TIDAK MAMPU MEMBAYAR BIAYA 75 PERSEN AKHIRNYA MENINGGAL

etabloidfbi.com Cibinong, Bogor.-

Rumah sakit umum daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui Wandi bagian keuangan mengatakan apabila tidak bisa membayar sebesar 75 persen dulu, maka saya tidak bisa pulangkan karena kami pun resmi ada aturannya.

Menurut Abdul Hanipah Suami dari Ibu Dahliah alias Ucok yang ikut mendampingi istrinya tersebut mengatakan memang, tidak mempunyai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial {BPJS}. Namu seluruh berkas untuk kepengurusan pasien ini sedang kami urus sesuai data domisili si pasien tersebut, ujarnya.

Adapun “Abudul Hanipah alias Ucok menuturkan kepada wartawan di Cibinong, keputusan bapak Wandi sebagai bagian keuangan RSUD Cibinong tetap mengatakan pasien tidak diizinkan pulang. Akibat tidak bisa menyelesaikan administrasi 75 persen dari biaya rumah sakit. Pasien pun mendengar dari suaminya langsung pingsan dan tutup usia, kata Ucok.

Diketahui, sebelum meninggal Dahliah (49) warga Kp. Kupu Rt 02 Rw 06 Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok sempat dinyatakan sehat oleh Dokter dan diperbolehkan pulang pada hari yang sama sekitar pukul 15:30 Wib.

Namun karena tidak mampu membayar biaya administrasi sebesar Rp2.485.300,- kepulangan pasien tersebut tertunda karena pihak rumah sakit menahan kepulangan pasien sebelum melunasi seluruh biaya.

Kami sebagai piihak keluarga kurang mampu pun sempat kebingungan saat diminta menemui bagian keuangan, dan sempat meminta penangguhan pembayaran karena sedang memproses pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) si pasien tersebut. Namun pihak RSUD Cibinong bagian keuangan Wandi tetap bersikukuh agar administrasi tersebut harus dibayarkan minimal 75 persen dari total tagihan ini, jelas suami dari ibu Dahliah (49) alias Ucok

Sekitar pukul 16.00 Wib pihak dari suami Abudul Hanipah, memberitahu kepada istri nya terkait penyebab penundaan kepulangannya. Dahliah (49) yang tadinya sudah dinyatakan sehat, mendengar informasi tersebut kaget dan mendadak jatuh pingsan dan langsung tutup usia.

Akhirnya Jenazah dari istri saya Ibu Dahliah (49) bisa dibawa pulang keluarga pukul 17.00 Wib setelah membayar Rp300 ribu untuk biaya Ambulance, kata Abdul Hanipah sebagai suaminya. {Dev/Boegeiss}

Tinggalkan Balasan