Mafia Peradilan Di Kemelut Demokrasi

BOGOR, – TFBI

Masyarakat bogor sedang disibukkan oleh Pesta Demokrasi yang jatuh pada tanggal 17 April 2019, ada Pemilihan Presiden RI dan wakilnya ada juga Pemilihan Legislatif dari berbagai Partai Politik dan ada juga Pemilihan Senator di DPD RI, karena sibuknya masa kampanye membuat Pencari keadilan terlena dengan hiruk pikuk suasana kampanye yang melelahkan. sehingga proses hukum di Pengadilan Cibinong jauh dari pantauan Media maupun LSM sebagai pemerhati penegakan hukum.

Lokasi Masjid Darussalam

Belum lama ini Pengadilan Negeri Cibinong Kelas 1A melalui Ketua Panitra nya insial “TYM” (Tantri Yanti Muhammad, S.H.,M.H.) pada tanggal 29 Maret 2019 telah menerbitkan surat pemberitahuan pelaksanaan eksekusi lelang dengan nomor surat : W11.U20/1559/HT.04.10/III/2019 tertanggal 29 Maret 2019 perihal : Pemberitahuan Pelaksanaan Eksekusi Lelang yang ditujukan kepada Bapak Ustadz H. Mirdas Ekayora, Lc dkk, dimana akan dieksekusi tanah dan bangunan milik Yayasan Fajar Hidayah perguruan islam yang pertama berdiri dan sudah lama berdiri di kota wisata tersebut sejak masih sepinya komplek elite tersebut.

Surat Eksekusi

Didalam eksekusi yang diterbitkan oleh Pengadilan Negeri Cibinong itu sangat aneh, kami selaku pengurus Masjid Darussalam (red) Anton Siradz/Sekretaris Umum Yayasan Masjid Darussalam, melihat bahwa alamat yang disebutkan dalam surat eksekusi yang diterbitkan oleh Pengadilan Negeri Cibinong itu termasuk Masjid Darussalam yang jamaahnya mencapai 5000 an jamah juga mau dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Cibinong, dimana Pengurus Yayasan Masjid Darussalam tidak tahu ujung pangkalnya permasalahan yang ada.

Ketua Pengadilan Cibinong Sudah Dipanggil Pengadulan Tinggi untuk di Periksa

Sungguh aneh Pengadilan Negeri Cibinong yang status Pengadilan kelas 1 A, masih berkeliarannya mafia peradilan.

Harapan pengurus Masjid Darussalam Mengingatkan kembali kepada Pengadilan Negeri Cibinong jangan ceroboh mau mengeksekusi tanah dan bangunan Masjid yang bukan tanah bermasalah, dan harapan kedua bersihkan Mafia Peradilan di Pengadilan Negeri Cibinong.
Dalam kesempatan lain praktisi hukum Dato’ KRA. Dr. Yudi Relawanto, SH.,MBA. “Mengherankan proses pengadilan masih berjalan di tingkat Kasasi dengan arogannya Pengadilan Negeri Cibinong menerbitkan Surat Eksekusi dimaksud, bahkan eksekusi lelang aneh,” katanya melalui ponselnya

Para Pengurus Yayasan Masjid Darussalam

Beliau menambahkan “Proses Pengadilan sampai putus dan berkekuatan hukum tetap, baru bisa dimohonkan ke Kantor Lelang Negara setempat, setelah didalam pelelangan sudah ada pemenang lelangnya baru kantor lelang negara memohon kepada Pengadilan untuk mengeksekusi,” Ujarnya dalam kesibukan beliau sebagai praktisi hukum.
(Redaksi)

Tinggalkan Balasan