LP Kelas II B Gagalkan Penyeludupan Sabu Penyidikqn Oleh BNNK Langsa

etabloidfbi.com Kota Langsa-Aceh.

Badan Narkotika Nasional (BNN Kota Langsa) berhasil menggagalkan penyelundupan dan Peredaran Gelap Narkotika Jenis Shabu di Lapas Kelas II B Langsa pada saat konferensi pers di Ruang Lobi Kantor BNNK Langsa, Sabtu, (16/01/2021).

Kepala BNNK Langsa AKBP H. Basri SH, MH,. Yang didampingi oleh Kalapas Kelas II B Langsa Heri Amd, IP, SH, MH. dan Kasat Resnarkoba Polres Langsa Iptu Imam Aziz Rachman STK, SIK, Mengatakan Saat konferensi pers Sabtu, (16/01/2021) ada 4 orang (TSK) 3 diantaranya merupakan narapidana di Lapas Kelas II B Langsa yang dilakukan penahanan Pada hari Jumat tanggal 15 Januari 2021.

Salah satunya TSK berinisial (MD) yang merupakan matan istri dari salah satu narapidana, Alamat. Dusun Suka Maju Desa Bintang Kecamatan Bandar Pusaka KabupatenAceh Tamiang.

Tersangka Kedua berinisial (MJ) Narapidana Lapas Kelas IIB Langsa), ketiga berinisial (AG) yang juga (Narapidana Lapas Kelas II B Langsa), keempat berinisial (SY) ( Narapidana Lapas Kelas II B Langsa).

Barang bukti yang berhasil diamankan Narkotika golongan I jenis Shabu kristal seberat kurang lebih 10, 29 Gram (Sepuluh
Koma Dua Puluh Sembilan) Gram terdiri dari 2 paket dan 1 paket kecil, total semuanya
ada 3 (tiga) paket, 1 (Satu) Buah Dinamo Mesin Jahit, 2 (dua) Buah HP Merek Samsung dan Xiomi.

Sambung” Kepala BNN informasi tersebut langsung dari pihak Lapas Kelas II B Langsa Selanjutnya Pihak Lapas Langsa melakukan koordinasi dengan BNN guna dilakukan Pengembangan yang diantaranya TSK merupakan Narapidana Lapas. Narkotika jenis shabu tersebut di seludupkan dengan cara di selipkan di dalam 1 (Satu) Buah Dinamo Mesin Jahit yang diantar oleh TSK (MD) berdasarkan permintaan
dari TSK yang merupakan narapidana inisial (MJ) yang
merupakan mantan suami TSK (MD), barang haram tersebut didapatkan dari (IS) yang merupakan (DPO).

Terhadap para tersangka tersebut dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Dari UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan Ancaman Pidana maksimal 20 Tahun penjara Minimal 6 Tahun penjara. Untuk penyidikan selanjutnya terhadap tersangka akan di proses di BNN kota Langsa.
Demikian tutup Kepala BNN AKBP H. Basri SH, MH.

Muhammad Anwar

Tinggalkan Balasan