Kurikulum sekolah “anti korupsi” dalam tahap pembahasan di Jawa Barat

Fhoto : Sekretaris Dinas Pendidikan Hasan ashari

14/08, Kota Sukabumi, TFBI. —

Pendidikan Anti Korupsi yang akan di jadikan Kurikulum sekolah masih dalam taraf peninjauan dan pembahasan yang dilakukan oleh Dinas Pendidkan Kota Sukabumi.

KPK RI melakukan pertemuan dengan Dinas terkait untuk melakukan pengkajian dan pembahasan mengenai Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi di Jawa Barat. Kepala Dinas Pendidikan dan semua Unsur baik dari Kejaksaan, Kepolisian, Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten untuk bersama-sama untuk berperan aktif mengenai pencegahan Korupsi Sejak Dini, terutama Dinas Pendidikan yang harus melakukan FGD atau Fokus Grup Diskusi.

Lembaga Anti Rasuah KPK RI yang mempunyai divisi selain Pencegahan, juga mempunyai Divisi Penindakan ini, ingin masuk ke Dunia Pendidikan dengan menjadikan sebuah Kurikulum.

Dalam kunjungannya ke Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Kru Etabloidfbi. com pada saat itu bertemu dengan Sekretaris Dinas Pendidikan ( Sekdis) , Mohammad Hasan Asari, di ruang kerjanya dan mengatakan.

“Dua minggu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Kota dan Kab Sukabumi di undang ke Bandung oleh KPK RI, Lembaga Anti Rasuah ini, mereka ingin semua pihak terutama unsur dari Pemerintahan untuk mempunyai Peranan dalam Pencegahan Korupsi, terutama untuk Dinas Pendidikan yang di tuangkan dalam Kurikulum nantinya, Sehingga dapat di perkenalkan lebih dini kepada para Pelajar dan Generasi Muda dalam pencegahan Anti Korupsi “,Ujar Sekdis Hasan Asari kepada Etabloidfbi.com

Pendidikan Dasar Anti Korupsi yang di perkenalkan sejak dini ini mempunyai dampak yang positif untuk Anak Bangsa dan Generasi Muda kita kedepannya, mereka sudah mengenal dan memahami bahaya dan Dampaknya dari Korupsi .

“Insyaallah, dalam waktu dekat sampai dengan bulan Desember dan kita akan segera garap Perwal Zonasi Anti Korupsi untuk Pendidikan Dasar. Kita sudah lakukan langkah awal dengan melakukan FGD
( Forum Grup Diskusi) yang di bantu nara sumbernya dari Kejaksaan Kota, Reskrim Polres untuk melakukan diskusi dengan para Kepala Sekolah dan Guru”, jelas Sekdis Hasan Asari menambahkan.

“Akhir Tahun ini di rencanakan dapat segera meng implementasikan dalam bentuk Kurikulum Sekolah dan Tahun Depan sudah bisa di laksanakan ,”ujar nya

Keinginan KPK RI agar adanya Kurikulum Anti Korupsi ini harus kita Apresiasi dan kita dukung sepenuhnya karena Pendidikan Dasar Anti Korupsi yang di perkenalkan sejak dini dapat membawa Karakter Positif dan jiwa Anak Bangsa, yang tentunya kita harapkan menjadi Manusia yang berguna untuk negerinya, keluarga, dan dirinya sendiri. Berjiwa besar, Anti Korupsi dan dapat menjadi seorang Pemimpin yang dapat memberikan Kesejahteraan dan Kemajuan rakyatnya di negeri kita, INDONESIA ke depannya.

” Berani Jujur Itu Hebat “

(Hendra Sofyan)

Tinggalkan Balasan