Korban Luka Kereta Anjlok Di Bogor Bertambah

Bogor etabloidfbi.com

Hingga pukul 14.30 WIB tercatat jumlah korban luka ringan yang masih berada di beberapa rumah sakit berjumlah sekitar 14 orang Mayoritas korban luka ringan terkena benturan.
Berikut data penumpang yang mengalami luka ringan dan masih berada di Rumah Sakit:

RS.SALAK Bogor :
Yakub Agung (masinis), Danang (Petugas PPK KRL), Lilis septiani (Penumpang), Shafa mutia (Penumpang),
Lisa herni (Penumpang).

RS SILOAM Bogor :
Raif fathan (Penumpang), Refa (Penumpang) Resti pendawati (Penumpang), Firman arief (Penumpang)

RS HERMINA Bogor :
Ibu Maryunita (penumpanh), Ilham setiawan (penumpang)

RS PMI Bogor :
Tasya (penumpang), Kristiani Purba (penumpang), Nurhayati (penumpang)

Sementara sekitar lima penumpang lainnya yang sempat dirawat di RS Salak Bogor saat ini sudah diperbolehkan pulang

Evakuasi selanjutnya akan diupayakan terhadap badan kereta di lokasi. Rencananya kereta yang tidak anjlok akan dievakuasi dengan ditarik sementara ke Stasiun Cilebut.

Sementara kereta yang anjlok menunggu proses evakuasi lanjutan melalui pengangkatan menggunakan alat berat. Sementara untuk prasarana jalur rel dan listrik aliran atas juga sedang dilakukan proses pekerjaan perbaikan prasarana dengan mengangkat tiang Listrik Aliran Atas (LAA) yang jatuh dan akan dilakukan proses penggantian tiang serta perbaikan jaringan kabel listrik LAA

Untuk perjalanan KRL dari dan tujuan Bogor sejauh ini belum dapat dilayani oleh KRL.
Perjalanan KRL dari arah Jakarta Kota maupun Angke/Jatinegara sejauh ini hanya sampai Stasiun Depok dan Bojong Gede, dalam waktu dekat akan diupayakan dapat beroperasi hingga Stasiun Cilebut.

Bagi para pengguna yang telah membeli tiket atau melakukan tap in dapat melakukan pengembalian tiket di loket stasiun. Untuk pelayanan KRL di lintas lainnya berlangsung normal.
Sumber Humas PT KCL. (irsan)

Tinggalkan Balasan