Konsultasi Publik Terkait Proyek Strategis Nasional Di Balai Desa Grabag Magelang

etabloidfbi.com Kab. Magelang.–

 

Dalam rangka Proyek Strategis Nasional atau disingkat PSN maka dilakukan Kegiatan Konsultasi Publik yang bertempara di Balai Desa Grabag Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang yang dilaksanakan pada hari ini Senin 31-Januari-2022.

Isi materi yang dibahas mengenai konsultasi publik tersebut adalah terkait wacan pengadaan tanah untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan tol Yogyakarta-Bawen di Kab. Magelang.

 

Terkait kegiatan tersebut hadir para perangkat Pemerintah terkait beserta jajarannya khususnya Petugas PPK, perwakilan dari PUPR, Jasa marga aparat desa dan juga Babinmas beserta Babinsa wilayah serta Masyarakat penduduk yang berdampak Pembebasan Jalan Tol tersebut.

Selaku Kepala Desa Grabag Edy Supraptono menyampaikan pesan dan arahan sebagaimana dikemukakan olehnya

“Kami berharap Agar para warga yang terdampak dalam pembangunan jalan tol menyimak penjelasan dari Tim dengan sebaik mungkin sehingga dapat memahami tentang rencana program pembangunan tersebut dikarenakan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), selanjutnya apabila ada hal yang kurang jelas silahkan ditanyakan, Ungkapnya.

Ditambahkan oleh Edy Supraptono “Diharapkan masyarakat mendukung program pembangunan jalan tol dan kedepan semoga dapat memberikan keberkahan serta manfaat bagi pada umumnya,” Kata Kepala Desa kepada para undangan yang hadir dilokasi tersebut.

Mewakili dinas Disperakim Provinsi Jawa Tengah, Yuso L Putra juga memberikan arahan serta pesan-pesan yang wajib di ketahui oleh Masyarakat yang hadir

Sebagaimana dikatakan olehnya “Konsultasi publik merupakan rangkaian dari persiapan pengadaan tanah yang merupakan kewenangan gubernur. Dengan adanya konsultasi publik diharapkan masyarakat akan mendukung pembangunan jalan tol bahkan dalam konsultasi publik ini tim menyampaikan tahapan pengadaan tanah yang harus dilalui secara urut dan runtut. Termasuk, kerugian mereka yang dinilai, bukan hanya penilaian fisik tapi juga penggantian nonfisik,” Ujar Yuso L Putra.

Yuso L Putra juga menyampaikan secara rinci terkait Wacana Pembabasan lahan tersebut
“Kedepan harapannya masyarakat dalam setiap tahapan yang akan dilakukan harus hadir dan mengikuti, sehingga informasi yang diterima bisa utuh dan pada saat sudah masuk dalam tahap persiapan masyarakat bisa menyiapkan terlebih dulu bukti identitas diri, seperti KTP, KK, bukti kepemilikan tanah. Saat identifikasi pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), berkas tersebut bisa ditunjukkan. Kemudian, bila tanahnya adalah tanah waris, pihaknya meminta mereka menghubungi ahli warisnya untuk membuat surat keterangan waris di kantor kepala desa, katanya lagi memperjelas kepada masyarakat di Aula Desa.

Sampai acara berakhir semua kegiatan berjalan aman dan lancar dan tak lupa kegiatan tersebut tetap memakai standar kesehatan sebagaimana pencegahan pengembangan terhadap Virus Covid-19.

Bambang Irawan)

Tinggalkan Balasan