Ketua DPRD Simalungun tanggapi keluhan warga terkait pelayanan Disdukcapil Simalungun.

etabloidfbi.com Simalungun.

Pelayanan Disdukcapil Simalungun yang banyak menuai kritik dan keluhan oleh warga saat melakukan pengurusan administrasi kependudukan, membuat Ketua DPRD Kab. Simalungun Timbul Jaya Sibarani angkat bicara, dan meminta pemerintah dan Dinas terkait harus memberikan pelayanan prima yang cepat dan tepat kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kab Simalungun dari Fraksi Golkar kepada awak media, Jumat (18/06/2021), bahwa semua keluhan warga harus langsung di akomodir oleh pengambil kebijakan termasuk pelayanan kependudukan di Disdukcapil Simalungun.

“Kita telah mendengar keluhan warga saat melakukan kepengurusan di Dukcapil dan sekarang pemerintah dalam tahap evaluasi kinerja dan mensinergikan visi dan misi Bupati dan Wabup terhadap OPD agar kedepan masyarakat segera merasakan perubahan pelayanan yang pro terhadap rakyat.” ujar Ketua DPRD Sibarani.

Terkait keluhan masyarakat pada kinerja di Disdukcapil Simalungun, Timbul Jaya mengatakan segera melakukan evaluasi dan himbauan agar semaksimal mungkin Pihak Disdukcapil melakukan pelayanan merata dan jemput bola sampai ke tingkat kecamatan dan Desa/Kelurahan,” Ujar Timbul J Sibarani.

Dia mengatakan bahwa sistem jemput bola ke tingkat Kecamatan bahkan Desa/Kelurahan merupakan pelayanan maksimal yang harus dilakukan tidak semata hanya merekam data e-KTP tapi pelayanan berkas kependudukan secara menyeluruh dan langsung siap cetak di lokasi.

“Selama ini banyak keluhan masyarakat yang telah merekam data e-ktp tapi tak kunjung siap di cetak, bahkan berbulan bulan, jadi dengan program jemput bola maka masyarakat sangat terbantu dan merasakan perubahan yang nyata dalam pengurusan data kependudukan,” ujar Sibarani.

Baca Juga : https://etabloidfbi.com/kecewa-warga-yang-sudah-rekaman-e-ktp-ddari-kecamatan-tidak-langsung-siap-saat-di-dukcapil-simalungun/

Sebelum program Jemput bola ini terealisasi, Ketua DPRD menghimbau kepada pihak kecamatan agar tersentuh hatinya membantu warganya, melakukan kordinasi ke pihak Disdukcapil untuk mencetak dan mendistribusikan semua ektp yang datanya sudah di rekam saat di kecamatan, agar warga yang jauh terbantu baik dalam waktu maupun biaya.

“Coba kita bayangkan warga yang datang dari ujung kabupaten seperti Parapat dengan waktu tempuh 2 jam, namun sampai di kantor Disdukcapil Raya tidak dilayani karena nomor antrian habis, bayangkan sudah berapa biaya dan waktu para masyarakat itu habis hanya untuk mengambil satu lembar ektp yang sudah di rekam beberapa bulan yang lalu, saya rasa tidak adil dan fair bagi masyarakat, bahkan pemerintah terkesan tidak pemberi solusi bagi warganya” ujarnya lagi.

Namun pada kesempatan itu Ketua DPRD Simalungun menghimbau masyarakat yang melakukan pengurusan kependudukan di Disdukcapil agar tetap mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku agar proses pengurusan berkas cepat selesai. (Feri)

Tinggalkan Balasan