KEPUTUSAN DIKELUARKAN SISWA SECARA SEPIHAK OLEH KEPSEK SMAN 4 KERINCI, BERLANJUT KE RANAH HUKUM

etabloidfbi.com KERINCI.–

Terkait pemulangan siswa inisial (A) oleh pihak sekolah (Khuzaini S.Pd) secara sepihak beberapa waktu lalu ternyata masalah tersebut dilanjutkan ke pihak hukum Unit PPA Polres Kerinci,hal ini dilakukan oleh pihak Keluarga sebagai bentuk upaya keluarga untuk meminta penegakan keadilan dan ditegakan hukum perlindungan anak di negara Republik Indonesia khususnya di kabupaten kerinci provinsi jambi tutur salah satu keluarga siswa (A) yang di keluarkan menjelang ujian ke media ini.

“Betul Kami telah melayangkan surat pengaduan mengenai pengembalian anak kami ke Polres Kerinci pada tgl 30 maret 2021 yang telah di terima oleh Bripda SIHALOHO berikut surat tembusanya kepolda Jambi ,KPAI pusat dan KPAI Provinsi dan kami pihak Keluarga berharap agar di tegakan keadilan untuk anak kami dan kami berharap proses hukum benar-benar dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Sebagaimana yang kami ketahui selama ini,setiap anak di jamin oleh pemerintah bahkan oleh negara haknya untuk mendapatkan pendidikan bahkan mendikbudpun sudah pernah menyampaikan bahwa sekolah dilarang mengeluarkan peserta didik apapun alasanya,karna tugas sekolah adalah pembinaan pendidikan dan pengajaran gak ada tugas sekolah untuk memecat atau memberhentikan siswanya ungkap wali dari (A).

Wali dari (A) sangat berharap Polres Kerinci dan KPAI pusat dan provinsi dapat segera menindak Lanjuti masalah ini demi tegaknya hukum dan siswa benar benar mendapat hak nya untuk belajar,ia pun menyayangkan kalau pihak sekolah lebih mengutamakan tata tertib sekolah dari pada UUD,UU pemerintah dan UU perlindungan anak,
Wali( A) juga sempat menuturkan ” kalau Tata Tertib sekolah lebih tinggi nilainya berarti pemerintah harus mencabut UU lainya tentang hak anak nendapat pendidikan tandasnya.

Domi Naldi

Tinggalkan Balasan