Kapolsek Hery Purnomo: “Pelaku Pemain Layangan Bila Memakan Korban Akan Dikenakan Pasal Penganiayaan”

etabloidfbi.com Pontianak.-

Kapolsek Pontianak Utara AKP Hery Purnomo SE, M.Ap mewanti wanti masyarakat di wilayah hukumnya agar tidak bermain layang layang sembarangan.

“Apabila ada korban yang melapor akibat dari permainan layang layang yang akhirnya mengakibatkan luka korban, maka pelaku pemain layang layang tersebut akan di kenakan pasal penganiayaan”, ungkap Hery Purnomo.

Penegasan Hery Purnomo ini di sampaikannya pada sambutan kegiatan sosialisasi bahaya ketenagalistrikan dan bahaya bermain layang-layang, pada pagi tadi Kamis (09/07/20) bertempat di Ruang Camat Pontianak Utara Jl. Khatulistiwa Kel. Siantan Hilir Kec. Pontianak Utara.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh pihak PT. PLN Persero guna melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait dengan tujuan meningkatkan kehandalan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh antara lain Dra. Endah Yulianti, M.Si selaku Sekcam Pontianak Utara, Kapten Inf. Supanggih selaku Danramil 1201 B/S Pontianak Utara, Lukas Putranta selaku Manager Bagian Jaringan UP 3 Pontianak, Robby Andreas Intradulan selaku Manager PLN Rayon Siantan dan peserta kegiatan berjumlah sekitar 20 orang.

Kapolsek menjelaskan permasalahan bermain layangan di rasakan akan lebih efektif apabila kita bersama-sama dengan pihak kelurahan dapat memaksimalkan peran serta RT/ RW dengan membuat banner larangan bermain layang-layang. “Sehingga nanti yang akan menjaga komitmen tersebut adalah warga setempat”, ujarnya.

“Memang benar seperti yang disampaikan oleh ibu Sekcam bahwa bermain layangan memang merupakan suatu tradisi, namun tetap perlu kita awasi terkait permainan layang-layang seperti apa yang aman dan seperti apa yang dilarang karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain”, tambahnya lagi.

“Berkenaan dengan hal tersebut kami dari pihak Kepolisian, apabila terdapat korban akibat bermain layangan itu dapat dijerat dengan kategori penganiayaan”, ungkapnya.

” Kemudian untuk kegiatan-kegiatan kita kedepan, saya akan mengedepankan fungsi bhabinkamtibmas dan bekerjasama dengan bhabinsa untuk selalu bersinergi dengan pihak PLN dalam melaksanakan tugas kita”, paparnya.

Adapun tema dalam kegiatan tersebut yaitu “Peduli Keselamatan Kelistrikan Dengan Bersama Menjaga Kehandalan Supply Listrik Untuk Masyarakat Dan Mencegah Kecelakaan Masyarakat Umum”.

Sementara itu Sekcam Pontianak Utara Endah Yulianti dalam sambutannya mengatakan permainan layang-layang merupakan permainan tradisional dan pasti akan sulit untuk dihilangkan.

“Untuk itu perlu kita pikirkan bagaimana untuk menindaklanjuti permasalahan ini sehingga dapat disikapi oleh kita bersama secara bijaksana”, ujarnya.

Kapten Inf. Supanggih selaku Danramil 1201 B/S Pontianak Utara mengatakan terkait permasalahan bermain layangan tersebut memanglah sangat berbahaya.

“Nantinya apabila diperlukan kami siap untuk bekerjasama dalam melakukan penindakan terhadap para pemain layang-layang, bahkan bila perlu juga para pembuat dan penjual layang-layangnya kita lakukan penindakan”, tandasnya.

“Saya rasa perlu dibuat perda yang mengatur hal tersebut sehingga kita memiliki dasar hukum yang kuat dalam melaksanakan tugas”, pintanya.

Lukas Putranta selaku Manager Bagian Jaringan UP 3 Pontianak menjelaskan bahwa PLN memiliki kewajiban komitmen dan berusaha menjaga keandalan konsumen mengingat hampir bisa dipastikan seluruh warga masyarakat menjadi pelanggan PLN.

“Dari hasil analisa memang bisa dipastikan 80% gangguan terjadi karena pohon sedangkan 20% lainnya memang diakibatkan dari layangan”, akunya.

“Namun untuk tren saat ini dibeberapa kecamatan yang ada di Kota Pontianak layangan memang menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan aliran listrik. Yang kami khawatirkan itu bukan layangannya melainkan tali dan kawat yang digunakan karena ketika kawat layangan tersebut mendekati jaringan sudah dapat menyebabkan konsleting listrik dan membahayakan para pemain layangan tersebut”, ungkapnya. (Sy Mohsin)

Tinggalkan Balasan