JELANG LEBARAN KOTA SAMARINDA DISAMBUT BANJIR

Kota Samarinda, TFBI.

Setelah diguyur hujan selama 18 jam mulai pukul 11 siang hingga pukul 3 dini hari (menjelang Sahur red) mengakibatkan sebagian kota Samarinda tergenang air.
Banjir yang melanda kawasan kota Samarinda saat ini bukan kali pertama terjadi, nampak warga Samarinda sudah terbiasa menghadapi kejadian banjir yang kerap kali melanda jalanan di kota Samarinda genangan air membanjiri seluruh jalanan.


Kendati demikian, tetap saja mereka rela basah basahan saat melewati genangan air karena sudah mendekati waktu berbuka puasa, Daerah yang menjadi langganan tergenangnya banjir yakni jalan Abdul Wahab Syahrani, jalan Pangeran Antasari, simpang 4 jalan KH Wahid Hasyim Sempaja, jalan Pelita, jalan Gerilya dan sepanjang jalan Lambung Mangkurat. Namun, untuk kali ini jalan Gerilya, jalan Pelita dan jalan Lambung Mangkurat termasuk dalam kategori zona aman.

Entah kenapa, “mungkin hujan yang turun sehari semalam hanya hujan lokal saja ” ucap Ahlan Sidik salah satu warga menuturkan kepada wartawan saat diwawancarai.


Upaya pemerintah dalam menanggulangi banjir dibeberapa lokasi dirasa belum maksimal, belum lagi para wakil rakyat yang selalu mengadakan studi banding ke beberapa negara belum menunjukkan tanda tanda keberhasilan yang dapat dirasakan oleh masyarakat, Padahal upaya terus dilakukan tetapi masih saja terdapat dibeberapa tempat terlihat dilanda banjir.

Seperti disimpang empat jalan KH Wahid Hasyim yang berdekatan dengan GOR Sempaja masih terlihat derasnya banjir yang cukup parah, kendati upaya pemerintah dengan meninggikan badan jalan dirasa sudah terlaksana dan tertata apik namun sayangnya, hanya separuh jalan saja yang ditinggikan. Sehingga, air meluber ketempat yang lebih rendah.

Banjir yang terjadi setinggi lutut orang dewasa cukup membuat repot masyarakat pengguna jalan yang dilanda genangan air tersebut.(Ucok)

Tinggalkan Balasan