IWO DAN PWRI KALBAR, BERSAMA TIGA ORMAS, BAGIKAN 400 PAKET TAKJIL BUAT BERBUKA PUASA

 

etabloidfbi.com  Pontianak,-

Dua organisasi profesi yakni Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kalbar bersama tiga ormas lainnya, Minggu sore (02/05/21) sekitar pukul 15.00 WIB membagikan 400 paket takjil untuk berbuka puasa kepada pengendara motor yang lewat di perbatasan kota Pontianak.

Tiga ormas lain yang dimaksud yaitu Perkumpulan Seni Bela diri Pukul Tujuh Silat Kampung, Pemuda Pancasila PAC Pontianak Barat Ranting Pal 5 dan Pemuda Pancasila PAC Kecamatan Sungai Kakap dan Laskar Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) PAC Sungai Itik.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalbar, Ngadri mengatakan, kegiatan bagi takjil yang
dilaksanakan tersebut akan terus berlanjut selama bulan suci ramadhan.

Selain itu menurut Ngadri, progam sosial lainnya juga ada seperti pembagian sembako kepada kaum dhuafa dan para yatim piatu.

“Saya mengapresiasi kegiatan sosial bagi takjil selama bulan Ramadhan ini, dan saya berharap sinergitas dengan berbagai ormas kedepanya terus terbangun, dengan program sosial lainya, ” ujarnya pada sejumlah wartawan di lapangan, usai pembagian takjil.

Dia mengungkapkan ada sekitar 400 paket takjil yang dibagikan kepada warga di jalan. Dan sebanyak 400 paket tersebut ludes dibagikan hanya dalam waktu 3 jam.

Dalam kesempatan itu dia mengajak seluruh umat muslim untuk memanfaatkan bulan Ramadhan yang penuh berkah dengan memperbanyak amal ibadah, antara lain berbuat baik dengan membantu sesama saudara yang membutuhkan bantuan.

“Ini momen yang tepat, dimana setiap amal baik sekecil apapun oleh Allah akan dilipat gandakan. Saya mengajak kepada teman-teman untuk terus berbagi kepada sesama khususnya kepada yang membutuhkan,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) PAC Sungai Itik, Hibatullah mengatakan, kegiatan bagi bagi takjil bersama ormas dan wartawan di bulan Ramdhan yang penuh berkah mesti terus dilakukan di tahun-tahun berikutnya. Karena menurut dia, momen bagi takjil juga bisa dijadikan ajang silahturahmi.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan. Karena dimasa sulit akibat pandemi ini , masih banyak warga yang kurang mampu membutuhkan bantuan, baik bantuan ekonomi dan batuan moral,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Pengurus Perkumpulan Seni Bela Diri Pukul Tujuh Silat Kampung Rusmika Djayusman.

Menurutnya kegiatan sosial bagi takjil merupakan bentuk rasa peduli kepada sesama, khususnya yang tengah berada di perjalanan. Dan ia berharap kegiatan sosial seperti saat ini di kemudian hari kembali digelar.

“Kami berharap kegiatan sosial seperti ini kembali dilaksanakan dengan program sosial yang lainya. Karena kegiatan sosial seperti ini bisa merajut persaudaraan dengan sesama ormas,” katanya.

Ismail Djayusman sebagai ketua panitia pembagian takjil mengucapkan terima kasihnya kepada semua teman-teman yang sudah mendukung dan membantu terselenggaranya kegiatan sosial bagi takjil ini.

“Kepada elemen masyarakat yang sudah membantu baik secara moril ataupun materil saya mengucapkan terima kasih”, ujar Ismail.

“Alhamdulilah kegiatan bagi-bagi takjil ini sukses. Semoga kegiatan bagi bagi takjil ini bisa bermanfaat kepada orang yang menerima. Walaupun paket yang kami bagikan sangat sederhana, namun niat kami tulus untuk berbagi di momen bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” tuturnya.

(Sy Mohsin)

Tinggalkan Balasan