Implementasi Inpres No.6 Tahun 2018, Oleh BNNP Aceh Dan BNNK Langsa Ciptakan Kota Langsa “Bersinergi Antar Instansi Dalam Mewujudkan Desa Bersih Narkoba (BERSINAR).”

Kota Langsa, 14/9 TFBI.–

BNN Provinsi Aceh (BNNP ACEH) dan BNN Kota Langsa (BNNK LANGSA) melakukan Implementasi tentang Inpres No.6 Tahun 2018, kepada Lembaga/instansi Pemerintahan, TNI, POLRI, kepala desa/geuchik, media/pers dan masyarakat lainnya diLangsa, Kamis (12/09/2019) Gedung Aula Kolam Renang Tirta Raya.

Inpres No.6 Tahun 2018, yang ditanda tangani 28 agustus 2018 menjadi landasan bertindak bagi seluruh lembaga/instansi pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam melaksanakan Gerakan Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (GAN P4GN), dan harus dilaporkan realisasi capaian kinerjanya kepada Presiden.

Ditambah lagi dengan Qanun Pemerintah Aceh no.8 tahun 2018 tentang Fasilitasi Penyalahgunaan Narkotika, Serta Peraturan Walikota Langsa no.24 tahun 2018, tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dalam Wilayah Kota Langsa.

Maka sangat diperlukan Implementasi, agar tercapai “Bersinergi Antar Instansi Dalam Mewujudkan Desa Bersih Narkoba (BERSINAR).”

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser, MH. mengatakan, ” Peredaran narkoba di aceh sangat mencemaskan, apalagi dengan terjadinya penangkapan-penangkapan di luar daerah, yang berasal dari aceh, maka berkewajiban untuk membendung, mencegah, dan memberantas narkoba, supaya peredaran narkoba yang berasal dari aceh tidak keluar ke daerah-daerah lain dan semoga upaya kerjasama dan bersinergi antar Instansi di Aceh dapat lebih menciptakan masing masing daerah dan desa-desa yang ada ditempati bhabinkantibmas, babinsa, puskesmas, dan lembaga/instansi lainnya membebaskan daerah dan desa dari narkoba dan terwujudnya desa Bersih Narkoba (BERSINAR).”

Selama ini langkah-langkah serta upaya-upaya yang telah dilakukan oleh BNNK Langsa terkait implementasi inpres no.6 tahun 2018 tentang RAN P4GN, Kepala BNNK Langsa
AKBP Navri Yulenny, SH, MH.
memaparkan, antara lain :

  1. Penandatangan kesepakatan bersama tentang rencana aksi langsa lawan narkoba oleh muspida kota langsa dilaksanakan oleh plt. Gebernur aceh dan Kepala BNNP Aceh pada tanggal 27 november 2018 diruang sidang utama DPR kota Langsa.
  2. Rapat kerja implementasi inpres no. 6 tahun 2018 tentang RAN P4GN bersama para kepala OPD dan pejabat struktural dalam wilayah pemko langsa.
  3. Sosialisasi Sismonev (sintem evaluasi dan monitoring) dan RAN P4GN kepada PIC OPD di lingkungan pemerintah Kota langsa.
    Dalam penetapan Gampong Bersih Narkoba ( Bersinar ) di wilayah kota langsa, dilakukan, antara lain :
  4. Rapat kerja Pemetaan kawasan rawan di lakukan di 5 (lima) kecamatan dalam mengundang seluruh Gechik. 2. Membentuk tim Akselerasi gampong bersinar.
  5. Membentuk tim sosialisasi di lima kecamatan yang bertugas melakukan sosialisasi baik tingkat sekolah dan lingkungan kampung.
  6. Mengadakan rapat dengan Babinsa , Bhabinkatipmas dan Dinas kesehatan kota langsa Akselerasi gampong bersih narkoba (Bersinar).

Dari langkah dan upaya diatas menjadikan sebagian desa/gampong sebagai bersih narkoba (BERSINAR) di kota langsa, antara lain : Sungai pauh pusaka kecamatan langsa barat, Merandeh aceh kecamatan langsa lama, dan Tualang Teungoh Kecamatan Langsa Kota.
Dan semoga desa/gampong lainnya juga menjadi sebagai desa/gampong yang “Bersih Narkoba (BERSINAR)”.

(Andi)

Tinggalkan Balasan