Ikut Lomba Bergengsi Tingkat Nasional, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Tangerang Buka Audisi

Keterangan Foto : Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang: H. Ubaidillah Ansor,. S.Sos, M.Si.

 

etabloidfbi.com Kota Tangerang —

Kota Tangerang yang dikenal dengan kebudayaan dan seni nya, selalu ingin menorehkan prestasi, baik ditingkat kota provinsi bahkan di kancah nasional dan internasional. Menggali potensi kaum millenial, Dinas kebudayaan dan pariwisata kota Tangerang resmi membuka acara audisi Gita Bahana Nusantara, dalam mencari bakat seni musik dan suara, yang di laksanakan digedung kesenian Moderland Kota Tangerang, Selasa (23/03/2021).

Di buka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Tangerang, H. Ubaidillah Ansar, S,Sos M.Si, dirinya menyampaikan pesan baik kepada peserta, yang diikuti dari kalangan masyarakat kota Tangerang sendiri. Di jelaskan, kalau ajang kompetensi ini bukan lah untuk tujuan, tetapi awal bagi kaum muda (milenial) untuk menggali potensi dalam mencari prestasi, serta cita cita kedepannya.

“Alhamdulillah, di gedung kesenian yang baru kita gunakan ini, kita membuka audisi Gita Bahana Nusantara, untuk ikut berlomba di kancah nasional. Jika kita melihat dari tahun sebelum nya, bahwa kota Tangerang mendapat peringkat per Tama tingkat nasional, tentunya kita juga harus yakin di tahun ini akan mendapat peringkat itu,” Tutur H. Ubaidillah.

Lebih jauh dikatakan nya,” jika kita belajar dari tahun sebelum nya, sejak tahun 1991, anak muda Tangerang bisa mengibarkan bendera di istana merdeka, untuk itu saya berharap kepada adik adik saya, juga mahasiswa dan mahasiswi yang saya cintai, ikut ber kompetisi untuk meraih prestasi, artinya’ dengan upaya yang keras, metode yang keras dan mimpi yang pasti, tidak ada yang tidak mungkin karena target nya kita harus juara sampai tingkat nasional,” terang Kepala dinas.

 

Ditempat yang sama, Kepala bidang (Kabid) Kebudayaan, Sumangku, S.Ip, juga menyampaikan hal yang senada. Untuk melakukan pembinaan dan menggali potensi masyarakat, itu menjadi tanggung nya pemerintah.

“Ini kewajiban kita sebagai pemerintah karena ini adalah aset dan mutiara kota Tangerang untuk mencapai prestasi sampai kancah nasional, yang pasti kedepan nya kita akan lakukan pembinaan dan menjadi edukasi dan akan kita bina,” tuturnya.

Masih di waktu yang sama, dari penyampaian panitia pelaksana audisi, para peserta di seleksi dengan beberapa kriteria secara umum, seperti mempunyai suara alto, bas tenor dan sofran, Dan usia di bawah 23 tahun, dan diikuti sebanyak 40 peserta. Di lakukan penilaian oleh dewan juri dari dinas Kebudayaan dan pariwisata kota tangerang, serta melibatkan juri dari tingkat nasional, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.(ADV)

Tinggalkan Balasan