Hujan Besar mengguyur Kota Samarinda, Sevaguan Daerah Terendam Banjir.

Kota Samarinda, TFBI.

Banjir bandang menimpa Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Saat ini lautan air bah hampir sebagian besar menenggelamkan kawasan hulu dan hilir kota. Akibat hujan yang berketerusan beberapa hari ini, memaksa aparat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siaga 1. Curah air hujan yang turun cukup tinggi membuat sebagian ekonomi masyarakat lumpuh total. Termasuk arus transportasi udara, darat, dan sungai.


Misalnya : kawasan menuju Bandara “Samarinda Baru”, beberapa jalan utama digenangi air cukup tinggi. Berkisar 70 cm hingga 1 meter lebih. Seperti kawasan Sentosa, DI Panjaitan, kawasan lempake dan sekitarnya. Bahkan beberapa jalan alternatif menuju bandara putus total akibat banjir.


Bahkan transportasi jalur darat dari Kota Bontang menuju Samarinda tak mampu dilewati mobil dan kendaraan lainnya. “Mudahan hujan segera reda pak,” tutur warga yang tidak bisa melanjutkan perjalanannya akibat banjir.


Berdasarkan pantauan dilapangan, curah hujan yang tinggi, beersamaan air pasang Sungai Mahakam menjadi salahsatu faktor terjadinya banjir di Samarinda yang dikenal sebagai ” Kota Tepian” (Teduh, Rapi, Indah dan Nyaman).


Bahkan fungsi folder yang dibangun di beberapa titik banjir seperti Folder Air Hitam Jalan AW Shahrani, Folder Simpang Lembuswana Jalan M Yamin, dan Folder Antasari tak mampu menopang kekuatan air bah yang turun dari langit.
Yang sangat dikuatirkan warga adalah kemungkinan jebolnya Bendungan Benanga di Lempake. Jika ini terjadi, maka peristiwa 15 tahun lalu akan terulang kembali. Samarinda pasti tenggelam. Mudahan saja tidak terjadi.

(Ucok)

Tinggalkan Balasan