FFS Kota Sukabumi Produksi Film ” Jangan Panggil” Dibintangi Artis Populer Kota Sukabumi.

etabloidfbi.com – Kota Sukabumi

KOTA – Muhammad Jamasari segera membintangi film yang diproduksi sineas Sukabumi yang berjudul “Jangan Panggil”. Pria yang dikenal sebagai Kang Gobang dalam film preman pensiun itu rencananya berperan sebagai Al Jabar, sosok pengusaha dermawan yang hadir ditengah permasalahan sosial.

Producer, Film Jangan Panggil, Achmad Nova chaidiansyah Situmorang mengatakan, film berjudul Jangan Panggil itu menceritakan tentang realita kehidupan masyarakat perkampungan.

“Kita berkolaborasi bersama Forum Film Sukabumi (FFS) mengangkat permasalahan yang kita alami sehari-hari dan dikemas dalam sebuah film yang khas,”kata Achmad kepada wartawan, belum lama ini (27/9/2020).

Achmad menjelaskan, adapun maksud yang disampaikan dalam judul film (Jangan Panggil) yakni sebagai pesan moral yang artinya jangan menyepelekan.

“Jangan panggil itu istilahnya jangan panggil kita anak kecil. Maksudnya jangan menyepelekan kita, meskipun kita dari daerah tapi kita juga bisa berkarya,”jelasnya.

Achmad mengungkapkan, film tersebut dibintangi oleh Muhammad Jamasari dan artis populer asli Sukabumi lainnya. Sedangkan untuk seluruh proses produksinya dilakukan langsung di Sukabumi.

“Muhammad Jamasari akan suport kita disini kaitannya karena kawan-kawan (Artis) asal Sukabumi bertujuan sama yakni menyuguhkan karya untuk Sukabumi,”pungkasnya.

Muhammad Jamasari mengatakan, motivasinya terlibat dalam film Jangan Panggil dilatarbelakangi ingin memajukan Sukabumi di bidang perfilman.

“Diawali dengan Bismillahirrahmanirrahim soga diakhiri dengan Alhamdulillah. Tujuan saya terlibat dalam film ini diawali perjuangan teman dari Medan yang bertujuan baik untuk memajukan Sukabumi. Jadi, karena ini berhubungan dengan hal baik kenapa saya tidak ikut turun,”katanya.

Karena lanjut Jamasari, hidup ini tidak menentukan siapa yang terbaik tapi siapa yang berbuat baik karena disaksikan oleh yang maha baik. Adapun dalam film itu rencananya ia akan menjadi Al Jabar, sosok pengusaha dermawan yang hadir ditengah permasalahan sosial.

“Alhamdulillah saya dikasih peran sebagai Aljabar, pengusaha besar yang peduli sesama pokoknya sosok yang peduli terhadap sesama,”ujarnya.

Jamasari mengaku bersyukur atas peran yang di berikan kepadanya. Karena menurutnya peran merupakan doa.

“Bagi saya peranan (Aljabar) adalah doa. Pernah ada yang bilang kepada saya, yang bagus harus sukur Alhamdulillah dan yang buruk harus istighfar. Mudah-mudahan ini menjadi doa juga bagi saya dan suatu saat menjadi orang besar,”pungkasnya.

( Hendra Sofyan / ZS )

Tinggalkan Balasan