DPRD KALTARA MONITORING KEGIATAN PROYEK APBD TAHUN ANGGARAN 2020 DI PULAU SEBATIK.

 

 

etabloidfbi.com Nunukan,-

 

Kunjungan Monitoring Kegiatan Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020 dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara di Kabupaten/Kota di Propinsi Kaltara termasuk di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan.

Dikonfimasi Media lni (17/06/2021) di Desa Sungai Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur, Wakil Ketua DPRD Propinsi Kalimantan Utara Andi Hamzah,SE didampingi satu Anggota DPRD Husnul Yakin,S.Pd.I mengatakan, Terkat LKPJ Gubernur Kalimantan Utara tersebut, tentu saja DPRD Kaltara tidak ada asal menerimanya. Lazimnya setiap ada Tahun Anggaran baru berjalan kemudian kegiatan-kegiatan yang telah rampung pada tahun anggaran sebelumnya, Kita sekarang ini, mohon maaf saja, Kita tidak ada istilah “beli kucing dalam karung”. Diera Kami ini (DPRD Periode 2019-2024) benar benar LKPJ ini kita jalankan memang sesuai dengan aturan. “Jika dalam monitoring ini kita temukan kegiatan kegiatan yang istilahnya perlu ada koreksi koreksi, kita sampaikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mohon itu dibenahi supaya kita juga oleh masyarakat ini tidak dianggap “makan tidur aja” iya khan.. biar kelihatan fungsinya.

Dalam kegiatan monitoring ini, melibatkan seluruh Dinas yang terkait. Sekarang ini dilakukan di Pulau Sebatik dan merupakan lanjutan kegiatan minggu kemarin di Pulau Nunukan. Di sini ada ikut Dinas PUPR, ada DIsprindagkop, Diknas, Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian Propinsi Kaltara yang ada kegiatannya di Pulau Sebatik ini, dan memang harus hadir sebagai Instansi Tekhnis, termasuk Sekretaris DPRD Kaltara Mohammad Pandi, juga ikut serta dalam kegiatan Monitoring ini.

Lebih lanjut dikatakan
Politikus Partai Gerindra ini, sekarang ini kami ada konsep baru di propinsi, diera Kepemimpinan Gubernur Pak H.Zainal A.Paliwang bersama Wagub Pak Yansen.TP, antara Eksekutif dengan Legislatif, “dimana setiap kunjungan kerja yang dilakukan DPRD, dari Eksekutif harus kita libatkan terkait kunjungan kerja kita”, kenapa ini dilakukan, ini “ide dari saya”. Contohnya, Kita ada kunjungan kerja terkait Peternakan di luar daerah, selama ini khan yang berkunjung hanya anggota DPRDnya. Anggota DPRDnya setelah mendengar dan mendapat penjelasan dari Dinas terkait dari daerah kunjungan kita, “kadang keluar dari pintu saja, biasanya ada yang sudah dilupa”, tapi kalau kita libatkan OPD terkait, ditempat kunjungan tersebut sudah bisa pertanyakan, kenapa dan kendala apa di Kaltara hal ini tidak bisa berjalan..Sinergitas itu yang sangat fundamenla yang kita buat. Mudah mudahan,Insya Allah kedepan hasil kerjasama yang baik antara Legislatif dengan Eksekutif bisa bermanfaat bagi masyarakat Kaltara khususnya.

Kegiatan Proyek Tahun Anggaran 2020 yang dimonitoring di Pulau Sebatik yang merupakan Program kerja yang dilaksanakan diera Kepemimpinan Gubernur Kaltara Dr.H.Irianto Lambrie,; Peningkatan Jalan Lingkungan di Desa Maspul, Lapri, Sungai Pancang dan Desa Liang Bunyu.
Untuk Bidang Pendidikan ; Pembangunan Ruang Lab.Kimia beserta Perabotnya di SMA Taruna, Pembangunan Ruang Lab.Fisika beserta Perabotya masing masing di SMAN 1 Sebatik Tengah dan SMAN 1 Sebatik, Pembangunan Ruang beserta Alat Praktek Siswa Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan SMKS Nurul Iman Sebatik Timur.
Sementara Pembangunan Toko Perbatasan Sebatik untuk Kegiatan Disprindagkop, Peningkatan Produksi Pertanian serta Program Peningkatan Produksi Kelautan dan Perikanan juga turut dimonitoring.

Syafaruddin

Tinggalkan Balasan