DLLAJ KOTA SUKABUMI LUNCURKAN KARTU ASURANSI UNTUK 300 JUPAKSI ( JURU PARKIR SUKABUMI )

TFBI, 26/06, KOTA SUKABUMI

JUPAKSI atau Juru Parkir Sukabumi adalah merupakan suatu Badan Atau Asosiasi yang menaungi para Juru Parkir di Kota Sukabumi , JUPAKSI ini bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pelaksanaannya untuk memberikan perlindungan / Jaminan Asuransi Ketenagakerjaan kepada Juru Parkir yang menjadi anggota dari JUPAKSI ini.

JUPAKSI yang anggotanya merupakan Juru Parkir yang ada di wilayah Kota Sukabumi ini bekerjasama dengan BPJS dan DLLAJ Kota Sukabumi , tujuannya agar Juru Parkir yang saat ini di kelola oleh DLLAJ untuk sementara waktu , sebelum adanya Pihak Ke Tiga yang menjadi Pengelola Parkiran Di Kota Sukabumi mendapatkan Jaminan.

” Kita luncurkan program ini khusus kepada Juru Parkir yang berada di Wilayah Kota Sukabumi, serta sudah terdata dan terdaftar juga oleh kita, jadi legalitasnya jelas, kita akan berikan Kartu Asuransi Ketenagakerjaan buat mereka ” , Ucap Kepala UPT Parkir DLLAJ Kota Sukabumi, Rudi, saat di wawancarai di ruang kerja nya.

Juru Parkir yang dilengkapi oleh identitas dari DLLAJ berupa ID Card,,Surat Tugas , Baju Seragam, Topi dan Jas Hujan atau Payung yaitu untuk memberikan pelayanan parkir bagi Masyarakat di Kota Sukabumi , memberikan legalitas yang jelas agar lebih profesional dalam pekerjaannya.

Rudi pun menjelaskan mengenai perencanaan dari Pemerintah Daerah mengenai solusi mengatasi masalah pengelolaan parkiran di Kota Sukabumi ini.

” Kita hanya melanjutkan pengelolaan Parkir ini di masa transisi, dimana sebelum adanya pihak ketiga yang akan melaksanakannya nanti, sesuai dengan arahan beliau pa wali dan pa kadis, solusi nya kita harus bisa mengusahakan dan dibuatkannya kantong – kantong parkir untuk mengatasi nya, rencananya salah satunya di area seputar Jalan Ahmad Yani, yaitu kita arahkan ke City Mall untuk membuat Kantong Parkir tersebut, hanya kendalanya mengenai regulasi nya dan biaya yang cukup besar, sedangkan dari Pihak City Mall nya belum ada kesanggupan sampai saat ini, mungkin karena Pihak City Mall belum ada kesiapan sampai ke arah sana “, jelas Rudi.

Permasalahan ini semoga bisa di atasi oleh Pemerintah Daerah serta tak luput dari kita sebagai Masyarakat untuk tertib dalam memarkirkan kendaraan di tempat yang sudah di sediakan, dan tidak memarkirkan kendaraan di tempat yang dilarang, agar dapat memberikan kenyamanan bagi kita semua.

( Hendra Sofyan )

Tinggalkan Balasan