Dipanggil DPRD, Kadinkes Banten Terus Berlari Dan Menghindari Wartawan

etabloidfbi.com Serang-Banten.

Kepala dinas kesehatan provinsi Banten, Ati Pramuji Hastuti terus menghindar dari kejaran wartawan. Terus bungkam dan tidak bisa memberikan keterangan sejak terkuak nya kasus korupsi yang menjerat salah satu pejabat Pembuat Komitmen(PPK) berinisial LS, terkait pengadaan masker senilai Rp.1,68 M.

Ati dipanggil oleh DPRD Komisi V Propinsi Banten berkaitan dengan kondisi internal Dinkes Banten terkait pengunduran 20 pejabat setingkat eselon III dan IV dan kasus korupsi yang menerpa Dinkes Banten.

Terlihat Ati, berlari lari menuruni tangga usai keluar dari ruangan komisi V, ati berlari bukan karena di kejar penyidik kejaksaan atau petugas lain nya. Namun Kadinkes tersebut berlari untuk menghindari pertanyaan wartawan.(03/06/2021)

Hal itu terjadi begitu cepat dan hanya mengatakan beberapa kalimat. “Nanti-nanti ada saat nya,” ujar Kadinkes sambil turun ke lobby utama dan langsung masuk ke kendaraan nya yang sudah menunggu.

Sebelum nya, Ati juga menunjukkan sikap yang sama. Saat dirinya ikut di periksa oleh Kejati Banten, dirinya enggan memberi keterangan saat keluar dari ruangan penyidik 27 Mei 2021. Padahal menurut Kepala kejaksaan Tinggi Banten, Asep Nana Mulyana,” ati Pramudji ikut di periksa untuk di mintai keterangan dan menggali informasi oleh penyidik.

Masyarakat luas menyayangkan sikap Kadinkes Banten tersebut, tentu menjadi sebuah tanda tanya besar di masyarakat luas, karena sikap Kepala Dinas kesehatan tersebut yang tertutup dan terkesan menghindar karena tidak mau memberikan keterangan ke publik saat di temui oleh wartawan.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan