Diduga RW Tanpa SK Berkeliaran Lurah Tutup Mata

Tangerang – etabloidfbi.com

Kota tangerang. Di era reformasi saat ini, seharusnya mencerminkan demokrasi yang sehat, tetapi hal ini tidak demikian seperti yang dirasakan oleh warga Sukajadi, Rt 01 s/d RT 04, Rw02, kelurahan Sukajadi, kecamatan Karawaci Kota Tangerang Provinsi Banten, dari paparan warganya, saat bincang-bincang dengan awak media, yang menolak keberadaan RW nya, sendiri.. “kami ingin RW di sini di ganti” pungkasnya karena seharusnya masa bakti RW nya, sudah berakhir tahun 2017 lalu, tapi kenapa sampai saat ini masih menjabat tanpa ada pemilihan RW, secara langsung, tapi kenapa sampai saat ini tidak dilakukan, lebih miris nya lagi kita sudah membuat pernyataan dari setiap warga di sini dan RT masing masing,sudah membuat secara tertulis dan memberikan ke kelurahan, tapi sampai saat ini masih berlanjut dan tidak ada sikap dari kelurahan, untuk melakukan pemilihan RW ucap salah satu warga, yg enggan menyebut jati dirinya dari birokrasi pemerintahan yang dipimpin oleh walikota,H.ARIEF R WISMANSYAH, saat ini sangat mengedepankan Demokrasi hal tersebut sudah terbukti dari momentum pemilihan Kepala daerah kota Tangerang, beberapa bulan lalu, namun sangat di sayangkan karena tidak, demikian, yang terjadi di tengah tengah masyarakat suka jadi dan ini bisa mencederai demokrasi dalam birokrasi, Dikelurahan sukajadi kecamatan karawaci di RW 02 diduga RW masih menjabat hingga saat ini, namun masa baktinya telah habis dari 2017 dua tahun yg lalu. sangat disayangkan pemilihan langsung yang mencerminkan demokrasi ternyata diciderai dengan adanya RW menjabat kembali tampa adanya pemilihan langsung.

Saat di konfirmasi dikelurahan Sukajadi,(13/03/2019).Puji selaku sekertaris kelurahan dalam keterangan nya, “Merasa ini semua kewenangan Pak Lurah dan terkait penolakan warga atas jabatanRW 02 di Kelurahan Sukajadi sampai sekarang saya tidak mengetahui ini tandasnya, dan akan saya sampaikan ke pak Lurah nanti seperti apa ya, tapi lebih baik langsung dengan pak Lurah aja yah” ujarnya Lirih.


“Romo” selaku pemerhati masyarakat, dari LSM GERAM BANTEN INDONESIA, angkat bicara, “kita yang selalu mengedepankan demokrasi, dalam era saat ini. tidak bisa dibiarkan, karna ini akan melukai hati masyarakat. karena masyarakat secara tidak langsung sudah dikebiri. tidak bisa menyampaikan hak pilihnya, dan ini tidak benar.bagaimanapun juga, hak masyarakat adalah yang harus diberikan, dilayani dan dipenuhi hak haknya sebagai warga negara indonesia.Dan ini lurah harus bertanggung jawab atas pembiaran ini dan kami, menduga kalau “lurah” bermain mata di sini agar, Rw tersebut menjabat kembali tanpa pemilihan, padahal jelas jelas masyarakat menolak dengan pembubuhan tanda tangan masyarakat sekitar nya, bersama rt/ rt nya, menolak Rw nya menjabat kembali , tegasnya..dan kalo persoalan setingkat Rw aja lurah tidak bisa menyelesaikan maka persoalan ini akan dibawa ketingkat kecamatan bahkan walikota bila perlu Kita akan laporkan secara tertulis” imbuhnya. (Sabar Manahan)

Tinggalkan Balasan