DIDUGA OKNUM PEJABAT PUPR KABUPATEN BOGOR, MENYALAHGUNAKAN WEWENANG.

etabloidfbi.com Cibinong, Bogor.-

Selaku ahli waris dari almarhum H.M Yusuf, Kiki Rizki Amalia didampingi kuasa hukumnya mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang {PUPR} Kabupaten Bogor untuk mempertanyakan surat sertifikat tanah Ayahnya, pada hari Kamis 30/07/2020.

Dalam hal ini Kiki Rizki Amalia didampingi kuasa hukumnya mencoba bertemu salah satu pejabat yang berada dilingkup Dinas PUPR Kabupaten Bogor, meminta agar sisa surat sertifikat tanah dapat dikembalikan kepada ahli warisnya, pada saat itu sebagian tanah milik Ayahnya untuk kepentingan pembangunan jalan Raya Lingkar Dramaga di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. dibebaskan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang {PUPR} kabupaten Bogor ditahun 2010.

Sudah jelas-jelas dokumen yang ditunjukan Kiki, lahan yang dibebaskan atau dibayar oleh PUPR, seluas 976 m2 dengan harga kesepakatan Rp 150.000 per meter total yang dibayar Rp 146.400.000,- pada tahun 2010.

Namun,, “Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor: 223/1986, diserahkan oleh Ayah kami H.M Yusuf ketika masih hidup, pada 26 Agustus 2010 silam, diterima oleh pejabat yang berwenang di Dinas PUPR. lengkap ditanda tangani kedua belah pihak.”

Tapi,, apa dikata “Kiki Rizki Amalia mengatakan bahwa sertifikat tersebut ada dua lahan yang memang tidak bersertifikat termasuk milik ayahnya H.M. Yusuf, yang sebagian dibebaskan oleh Dinas PUPR, saya menyayangkan kinerja dari Dinas PUPR yang sudah menjanjikan di bulan Februari 2020 ini, akan selesai ternyata ketika saya bersama suami dan Kuasa Hukum mengecek kembali, belum juga masuk di BPN.”

“Kiki selaku ahli waris merasa geram, sudah 10 tahun silam kenapa sisa dari surat sertifikat kami tak kunjung usai, namun ditanah milik Ayahnya itu ada pengakuan dari pihak lain. Saya cuman menginginkan hak-hak saya, dapat dikembalikan karena itu benar-benar milik Papa saya dan Mama saya, milik kami yang sudah papah benar-benar beli,” pungkasnya.

Ketika jurnalis etabloifbi.com menyambangi salah satu kuasa hukumnya di Dinas PUPR, “Muhamad Ikbal SH.MH menjelaskan bahwa hari ini, apa bila kami selaku kuasa hukum belum juga bertemu dengan salah satu pejabat dari Dinas PUPR yang memberikan sisa surat sertifikat tanah kepada Klayen kami Kiki Rizki Amalia. Kami akan mengambil langkah-langkah hukum untuk laporan ke Polres Bogor dalam menyalagunakan wewenang, penggelapan surat berharga.”

{IB}

Tinggalkan Balasan