Diduga Asal-asalan Proyek BBI Dikerjakan Kerabat Ketua DPRD Tubaba

 

etabloidfbi.com Tulang Bawang Barat.–

 

Kepala bidang(kabid) budidaya ikan Dinas perikanan kabupaten Tulang Bawang Barat mulai terang-terangan Buka-bukaan Beberkan rekanan pelaksana proyek Rehabilitas kolam BBI yang dikerjakan asal jadi dikelurahan mulya asri tahun 2021dikerjakan kerabat ketua DPRD Tubaba.

Setelah sebelumnya ber’belat belit memberikan keterangan,kini Satyono Jati Utomo PPTK proyek tehabilitas kolam BBI itu mulai terang-terangan beberkan pelaksana rekanan proyek itu merupakan kerabat dekat ketua DPRD Tubaba hal itu dikatannya saat dikomfirmasi media di taman kura-kura kplek SMK ,tiyuh pulung kencana pada senin (7/2/2022)

” Terpaksa harus saya katakan sejujurnya kegiatan proyek itu di kerjakan oleh oknum warga kelurahan mulya Asri yang bernama Dwi yang masih keluarga dekat ketua dewan pak ponco menggunakan CV.Kurnia Adigana,”terangnya

dia juga mengklarifikasi pernyataan dirinya yang acap kali salah terkait keterangannya nama perusahaan yang mengerjakan kegiatan tersebut dirinya beralasan salah dalam mengucapkan

“saya minta maaf kepada teman-teman media keterangan saya kemarin salah yang sebelumnya saya memberikan setetmen pelaksana proyek itu dikerjakan rekanan CV.Kurnia Perdana
yang sebenarnya perusahaan yang mengerjakan adalah CV.Kurnia Adigana,” ungkapnya lagi

Jati juga menerangkan akibat proyek yang dikerjakan asal-asalan itu membuat dirinya berujung di panggil oleh pihak inspektorat beberapa waktu lalu

” Sampai Saya jadi ikut pusing bang, gara-gara proyek itu Kita juga sudah di periksa oleh irban V inspektorat tubaba kami masih menunggu saja hasil dari inspektorat,” kata jati kepada awak media

Sementara diberitakan sebelumnya
Berdasarkan berdasarkan keterangan PPTK ,Satyono Jati Utomo, proyek rehabilitas kolam BBI tersebut dikerjakan pihak ketiga rekanan CV kurnia perdana

menelan Anggaran bersumber dari Anggaran pendapatan belanja Daerah (APBD) tahun 2021 sebesar Rp,186.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Enam Juta Rupiah)  ditemukan sudah sudah mengalami kerusakan retak dibeberapa titik lokasi bangunan akibat dikerjakan asal-aslan

(Iwan.s/Tim)

Tinggalkan Balasan