DIBALIK REKOR MURI YANG DIRAIH PTP VI UNIT KAYU ARO,DIDUGA ADA CSR YANG TAK DI BAYAR

KERINCI,TFBI–

Corparate Social Responsibility (CSR) ataupun juga sering di sebut dengan Tanggung Jawab sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 74 ayat (4) Undang-Undang  Nomor  40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Persoalan krusial tersebut adalah (a) batasan atau luas lingkup perseroan yang wajib melaksanakan TJSL (b) sinkronisasi dan harmonisasi peraturan perundang-undangan yang mengatur substansi TJSL (c) sanksi hukum bagi perusahaan yang tidak melaksanakan TJSL, dan (d) keterkaitan antara TJSL dengan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang khusus berlaku untuk perusahaan berupa BUMN. Identifikasi beberapa persoalan di atas disertai dengan analisis singkat dengan memerhatikan isi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 53/PUU-VI/2008 tentang permohonan uji formil dan materiil Pasal 74 UU PT terhadap UUD 1945.

CSR ini merupakan bentuk peduli suatu perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar di area perusahaan itu berdomisili, salah satu contoh memberikan bantuan modal terhadap UMKM, pendidikan dan sebagainya di setiap tahunnya dengan anggaran 2% dari keuntungan perusahaan tersebut.
Media ini telah melakukan komfirmasi dengan Humas PTP VI Kamiyanto benerapa hari yang lalu yang mengatakan,“kalau pihak Pusat telah membayar CSR di area kayu Aro salah satu nya dalam bentuk beasiswa tapi tidak setiap tahun untuk daerah PTP VI tetapi di berbagai tempat di provinsi Jambi kemudian dananya di tentukan oleh pusat kami hanya mngusulkan saja,” ungkap Kamiyanto atau di kenal dengan waka di lingkungan PTP Itu.

Namun sangat di sayangkan PTP VI Unit cabang Kayu Aro terkesan menyepelekan hal ini dan terkesan pula PTP melakukan hal tersebut sebagai formalitas semata.

Seperti salah satu keterangan dari Yang mana diketahui dari hasil komfirmasi dari salah satu kepsek dikawasan itu yang mengatakan”PTP VI Unit Kayu Aro memang pernah membantu bea siswa untuk salah satu siswa disekolah kami akan tetapi siswa tersebut semuanya itu setahu kami adalah anak dari karyawan PTP itu sendiri.

(Domi Naldi)

Tinggalkan Balasan