DI DUGA GAJI ATAU DANA INSENTIF APARATUR DESA TELAH DI KEBIRI KEPALA DESA

Keterangan Foto : Gambar adalah Ilustrasi

 

Etabloidfbi.com Lampung Barat. —

Diduga Gaji atau Dana Insentif aparatur desa di wilayah Desa Pura Mekar Kecamatan Gedung Surian Kabupaten Lampung Barat di kebiri atau di pakai oleh Oknum Kepala Desa, sesuai informasi yang kami dapat pada hari Jum’at 19 Maret 2021.

Dengan adanya peristiwa ini sang Oknum Kepala Desa Saudara ^A” (Inisial) dianggap dan diduga tidak mencerminkan Ahklaq sebagai seorang  pemimpin yang baik bagi bawahannya atau aparatur diwilayahnya.

Karena sang kepala Desa Saudara “A” di duga telah memakai uang  Gaji atau dana insentif  aparaturnya, yang seharusnya sudah diterima atau digunakan oleh segenap bawahannya karena uang itu adalah hak mereka.

Sebagai mana di ketahui informasi yang kami terima bahwa Dana Insentif yang belum di berikan di tahun 2020 dan insentif yang belum di berikan kurang lebih  selama dua (2) bulan dan kami belum mengetahui berapa total nilainya.

Dalam keterangan tersebut kami berusaha mencari informasi dengan menjumpai aparatur desa dan mereka memberi keterangan kepada awak media etabloidfbi.com atau TFBI ( Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia)

Menurut keterangan dari Nara sumber bahwa “Benar sekali memang gaji atau insentif kami belum di bayarkan selama dua(2) bulan  oleh sang Kepala Desa, dan kami tidak tahu pasti kenapa tidak di bayarkan, akan tetapi sang Kepala Desa menahan Gaji atau insentif kami dengan alasan akan di pakai oleh dirinya, dan dia berjanji akan membayar dengan cara dicicil, dan setelah kami tunggu sampai detik ini kami dari aparatur desa belum mendapatkan kepastian kapan akan di bayarkan, bahkan pembayaran insentif kami sekarang seperti kuli, karena pembayaran insentif kami di titipkan,” ujar salah seorang Aparat Desa yang menjadi nara sumber dan tidak ingin namanya disebutkan.

“Yang kami sayangkan dari LHP seperti tidak peduli dengan yang kami alami sedangkan mereka mengetahui kalau insentif kami belum di bayarkan,tapi dari LHP hanya diam dan tidak ada tindakan sedikitpun” tambahnya lagi.

“Kami berharap semoga pihak berwenang yang ada di Lampung Barat, baik dari pihak Inspektorat (APIP), pihak Polres Lambar dan kejaksaan Negeri liwa agar merespon keluhan aparat desa Pura Mekar kecamatan Gedung Surian tersebut, karena menurut keterangan aparatur desa dari pihak LHP tidak ada tindakan sedikitpun, dalam hal ini kami menduga kepala desa dan LHP sudah berkerja sama atau kongkalikong,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

(Asep Zakaria)

Tinggalkan Balasan