DANLANTAMAL XII TERIMA TIM KEMHAN RI DALAM RANGKA DISKUSI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERTAHANAN NEGARA DI SATUAN TNI.

etabloidfbi.com, Pontianak.-

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto, bertempat di VIP Room Mako Lantamal XII, Jl. Wajok Hilir KM.17 Mempawah Kab. Mempawah Kalbar, menerima TIM Kemhan RI, dalam rangka kegiatan Diskusi Implementasi Kebijakan Pertahanan Negara di Satuan TNI, yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Lantamal XII. Senin (21/02/2022),

Adapun Tim Diskusi Kemhan RI dipimpin oleh Asisten Khusus II Menhan, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, Kasubdit Hannirmil Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan Kolonel Inf Gema Repelita, S.H., M.Si., Kasubdit Anstra Ditrah Komhan Ditjen Strahan Kemhan, Kolonel Czi Harri Dolli Hutabarat, S.Sos, M.Si, M.Si., dan Kaspri Asisten Ithusus II Menhan, Letkol Chb Kristia Wisnu Wardhana, serta ADC Asisten Khusus II Menhan Sertu Ferdi Samosir.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Khusus II Menhan, Letjen TNI (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan, menyampaikan maksud kedatangan di Prov. Kalimantan Barat yaitu untuk mengimplementasikan kebijakan Menteri Pertahanan, dimana dalam setiap kesempatan Menteri Pertahanan menyampaikan “Suatu negara jika ingin maju harus memiliki angkatan perang yang kuat, Tentunya harus ditunjang dengan kesiapan alut sista dan ini mutlak, tidak ada anggapan bahwa selama ini tidak musuh”. Itu sebabnya kedatangan di Kalimantan Barat ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan satuan TNI jika diperhadapkan dengan suatu Kontijensi. “Demikian tegas Asisten Khusus Menhan.!

Sementara itu Danlantamal XII, Laksamana Pertama TNI Suharto menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Diskusi Kemhan di Mako Lantamal XII, kemudian memaparkan situasi dan kondisi wilayah kerja Lantamal XII secara umum, dan menyampaikan hasil kunjungan kerja yang baru saja dilaksanakan yaitu meninjau pos-pos yang ada di wilayah Kab. Mempawah dan Kab. Sambas. Jika ada Validasi Organisasi Lantamal XII akan mengusulkan penambahan 2 Pangkalan Angkatan Laut yaitu di Kab. Mempawah dan Kab. Sambas, hal ini karena keberadaan nya sangat strategis berdekatan dengan Negara Malaysia. Selain itu juga merencakan adanya Pangkalan Udara TNI AL di Singkawang.

Sehubungan dengan kegiatan Diskusi Implementasi Kebijakan Pertahanan Negara di Satuan TNI, oleh Ditjen Strahan Kemenhan RI, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan bahwa guna mewujudkan TNI AL sebagai kekuatan tangguh penjaga kedaulatan dan penegakkan hukum di perairan Yurisdiksi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) membutuhkan komitmen kuat. Upaya ini memerlukan proses waktu panjang dan dukungan lintas generasi, hal ini erat kaitannya dengan pembangunan kekuatan TNI AL sesuai dengan postur Minimmum Essential Force (MEF),perlunya komitmen, konsistensi, dan kontinuitas dalam mewujudkan pembangunan kekuatan TNI AL yang tangguh.

Hadir dalam kegiatan ini seluruh Pejabat Utama Lantamal XII, Para Asisten Danlantamal XII, Ka.Kuwil, Dansatrol Lantamal XII, Kadis dan Kasatker Jajaran Lantamal XII.(Sy Mohsin-M. Zuhdi)

Tinggalkan Balasan