Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Sekat Pergerakan Buruh Di Batu Ceper Kota Tangerang

etabloidfbi.com Kota Tanggerang.–

Kapolsek Batu ceper Metro Tangerang Kota, AKBP Wahyudi, memaparkan tentang penyekatan massa buruh yang melakukan aksi menolak omnibuslaw, yang memenuhi kawasan industri di jln Daan Mogot KM, kota Tangerang.

Selain itu berdasarkan arahan dan atensi Divisi Humas Mabes Polri selaku Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Biro PID Divhumas Polri, “Kombes Pol Tjahyono Saputro, di masa pandemi Covid-19, kepolisian tidak mengeluarkan izin untuk kegiatan unjuk rasa atau demonstrasi.

Hal itu hubungkan dengan adanya UU Cipta Kondisi yang telah di sahkan oleh Pemerintah pusat dan daerah, sehungga aksi konvoi buruh sehingga perlu dilakukan antisipasi dan penyekatan buruh guna mengantisipasi Cluster baru penyabaran covid-19.

Senada dengan itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng, S.I.K, M.Hum, memberikan perintah tegas di wilayah hukum metro tangerang, untuk melakukan kegiatan penyekatan serta larangan untuk para buruh dan karyawan Se-Kota Tangerang untuk membatalkan aksinya yang akan berangkat Ke Gedung DPR DKI Jakarta. (7/10/2020)

Dari keterangan humas polsek batu ceper, petugas gabungan dari TNI/Polri, di perbantukan puluhan anggota BKO Brimob dan personil BKO Dalmas Polda Metro jaya untuk melakukan pemblokiran jalan utama di Jl. Daan Mogot Km.19 Pertigaan three in one kota Tangerang.

“Di masa pandemi Covid-19, kepolisian tak akan mengeluarkan izin untuk kegiatan unjuk rasa atau demonstrasi,” terang Kombes Tjahyono Saputro menjelaskan secara umum.

“Polri telah mengeluarkan larangan tegas untuk melakukan maklumat berkaitan dengan sejumlah kegiatan.
Sudah secara tegas membuat maupun mengeluarkan larangan untuk melakukan aksi unjuk rasa di masa pandemi,” ungkap Kombes Tjahyono, lagi. (SM)

Tinggalkan Balasan