BNNK Langsa (GELAR WORKSHOP) Mendongkrak Masyarakat untuk (LIVE SKILL)

etabloidfbi.com Kota Langsa-Aceh.–

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Langsa (BNNK) Langsa AKBP H. Basri SH, MH, mengatakan digelarnya Workshop Pengembangan Kapasitas Masyarakat Anti Narkoba di lingkungan masyarakat ini untuk mendongkrak kepedulian masyarakat tentang bahaya narkoba dan peredarannya di samping itu BNNK Langsa juga memberikan pelatihan kepada masyarakat tentang (live skill) budidaya ikan lele dan udang vamename, yang bertempat di balai Gampong Geudubang Jawa. Kecamatan Langsa Baro. Kota Langsa, Rabu 23 September 2020.

Kepala BNN kota Langsa AKBP H. Basri SH, MH, menyampaikan melalui humas BNNK Langsa Islamsyah MTA, ST, mengatakan kepada media Tabloid Forum Bhayangkara Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan ketahanan masyarakat tentang bahaya narkoba kepada pengiat anti narkoba yang hadir
Mewakili Gampong nya masing- masing di wilayah kota Langsa.

Sambungnya” di samping itu BNNK Langsa juga memberikan pelatihan bagi masyarakat pengiat anti narkoba tentang ketahanan pangan melalui pemanfaatan sumber budidaya ikan lele dan udang vamename. Untuk mendorong ekonomi masyarakat dalam menjauhi peredaran gelap narkoba.
BNN juga terus menerus mendorong kepada Gampong (BERSINAR) bersih dari narkoba. Sehingga kedepannya masyarakat setempat tidak lagi mencari uang Melalui narkoba lagi melainkan dari hasil budidaya ikan lele, sehingga Masyarakat setempat pun merasakan lapangan pekerjaan dari hasil budidaya tersebut, jelas Humas BNN Langsa.

Melalui kegiatan ini, BNNK Kota Langsa juga berharap masyarakat dapat memahami bahaya dari peredaran gelap narkoba dalam kehidupan pribadi maupun lingkungan sosial
Untuk itu, masyarakat harus kompak dan bersama-sama melawan tindak penyalahgunaan narkoba di Gampong masing-masing khususnya di wilayah kota Langsa.
Kegiatan tersebut dihadiri 20 orang peserta, masing-masing dari 10 Gampong yang berada di wilayah kota Langsa.

 

“Sesuai Amanat UU No.35 Tahun 2019 tentang Narkotika, Inpres No.2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN & Permendagri No.12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN, kata Humas BNN kota Langsa.

Kepala BNN kota Langsa juga tak bosan-bosannya terus menerus memberikan himbauan kepada 20 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut dari 10 Gampong yang berada di wilayah kota Langsa. untuk melaksanakan dan menjadi penggiat Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dikarenakan partisipasi masyarakat sangat penting untuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Semakin banyak nya pengiat anti narkoba di Gampong-gampong di wilayah kota Langsa menjadikan Gampong tersebut (BERSINAR) Bersih dari narkoba.

masyarakat juga jangan takut dan segan untuk melaporkan penyalahgunaan narkoba ataupun peredaran gelap narkoba disekeliling lingkungannya, karena peran masyarakat sangat penting membantu BNNK Langsa untuk pemberantasan Narkotika di wilayah kota Langsa yang kita cintai ini hidup 100% sadar, sehat, produktif, dan bahagia”, Tutup humas BNNK Langsa Islamsyah MTA, ST,.

(Muhammad Anwar)

Tinggalkan Balasan